Putus Cinta, Mahasiswa Yordan 'Cari Mati' di Perbatasan Israel

Ada-ada saja ulah orang yang sedang patah hati, namun penyaluran patah hatinya mahasiswa Saudi ini cukup unik, meskipun tetap saja tidak bisa diterima.
Seorang mahasiswa Saudi yang sedang patah hati terpaksa harus ditahan di Lebanon selatan di sepanjang perbatasan dengan Israel, di mana dia menurut petugas keamanan berjalan kearah perbatasan Israel untuk mencari sebuah "kematian yang terhormat" agar ditembak oleh tentara Israel, kata pejabat keamanan Lebanon pada hari Kamis kemarin (18/3).
Pasukan keamanan Lebanon menangkap Muhammad Jawad al-Fahad al-Issa (26 tahun) di kota perbatasan Kfar Kila ketika ia sepertinya mencoba menarik perhatian pasukan Israel yang berjaga-jaga di perbatasan, kata seorang pejabat.
"Dia mengatakan kepada polisi Lebanon bahwa dalam pikirannya jika ia mengutuk dan menghina Israel, maka tentara Israel akan menembak dan membunuh dia, dan dengan demikian ia berharap akan segera mati setidaknya dengan kematian yang terhormat," kata pejabat itu kepada AFP. Mungkin si mahasiswa tersebut berpikir kalau dirinya ditembak oleh tentara Israel, maka ia akan mati syahid.
"Dia melakukan ini untuk alasan-alasan yang sangat sentimentil."
Pejabat keamanan yang lain mengatakan bahwa Issa, seorang mahasiswa asal Saudi di sebuah universitas teknik di Yordania, mengatakan kepada polisi bahwa pacar Yordania nya telah meninggalkannya demi pria lain dan kemudian pindah ke wilayah Palestina. (fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Ulama Saudi Serukan untuk "Menghancurkan" Masjid Suci di Mekkah
Jumat, 19/03/2010 08:43 WIB - Syaikh Anwar Al-Awlaqi Serukan Jihad Melawan AS
Kamis, 18/03/2010 17:14 WIB - Jenderal Petraeus: Situasi Palestina Mempengaruhi Pasukan Kami
Kamis, 18/03/2010 16:14 WIB - Rachel Corrie Diabadikan Sebagai Nama Jalan di Ramallah
Kamis, 18/03/2010 15:41 WIB - Spiegel: Arab Saudi, Sekutu Baru Israel di Kawasan Teluk
Kamis, 18/03/2010 14:47 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




