Qardhawi : "Ikhwan Lakukan Pengkhianatan Terhadap Umat Jika ..."

Minggu, 25/10/2009 10:02 WIB | Arsip | Cetak

Ulama Muslim internasional Dr. Yusuf Qardhawi untuk pertamakalinya menyatakan reaksinya terkait 'krisis' internal yang terjadi di organisasi Islam berskala internasional yang berpusat di Mesir, al-Ikhwan al-Muslimun (Ikhwan).

Sebelumnya, berembus kabar jika pucuk tertinggi pimpinan Ikhwan (Mursyid 'Am) Muhammad Mahdi Akif telah selesai dan turun dari jabatannya. Gonjang-ganjing ini bertambah mencuat terkait isu tentang siapakah yang nanti akan menggantikan Akif, sekaligus pencalonan Isham Uryan, kepala biro politik (mas'ul al-malaf as-siyasi) Ikhwan untuk menjadi anggota Majlis Pertimbangan (maktab al-irsyad) organisasi tersebut.

Namun, masalahnya, banyak dari anggota majlis pertimbangan Ikhwan--dewan yang memiliki otoritas untuk memilih Mursyid--sendiri yang tidak menghendaki naiknya Uryan menjadi anggota majlis luhur tersebut.

Dus, isu yang berembus, Majlis Pertimbangan tengah melakukan upaya 'pengganjalan' Uryan. Padahal, Akif sendiri dikabarkan mendukung dan merekomendasikan Uryan untuk menjadi anggota pada majlis pertimbangan.

Terkait isu 'krisis internal' dan 'pengganjalan' Uryan ini, Qardhawi bereaksi keras. Ulama yang menjadi rujukan spiritual bagi Ikhwan--meski secara struktural-formal Qardhawi tidak 'memiliki hubungan'--menyatakan jika memang benar Majlis Pertimbangan Ikhwan mengganjal naiknya Uryan, maka itu sama artinya dengan pengkhiatan Ikhwan terhadap umat.

"Ikhwan melakukan pengkhianatan terhadap jama'ah, dakwah, dan umat Islam jika mengganjal kenaikan Uryan," terang Qardhawi sebagaimana dilansir surat kabar Mesir as-Syuruq (24/10).

Qardhawi juga menambahkan, bahwa mengapa Majlis Pertimbangan Ikhwan bersikap menjauhkan Uryan, menolak, dan tidak memilih dengan pendapat dan rekomendasi Akif yang menghendaki Uryan untuk menggatikannya.

"Uryan dan Abdul Mun'im Abu al-Futuh (anggota pada Majlis Pertimbangan Ikhwan dan Sekretaris Jenderal Persatuan Dokter Arab yang kini diciduk pemerintahan Mesir) adalah dua orang yang paling bisa diandalkan dan diharapkan," komentar Qardhawi.

Ditambahkan Qardhawi, Uryan bahkan dipandang sebagai tokoh Ikhwan yang paling 'fakih', baik dari segi akademis dan kapasitas. "Uryan lebih fakih dari segi syari'at, juga paling faham dalam masalah politik. Terkait kapasitasnya akan hal ini, tak ada seorang pun yang meragukan Uryan," jelas Qardhawi.

Terkait krisis internal Ikhwan yang kini banyak diekspos oleh media, baik di Mesir, Timur Tengah, dan internasional, Muhammad Mahdi Akif mengaku terkejut. Dalam wawancaranya dengan kanal BBC berbahasa Arab belum lama ini (22/10), Akif mengatakan jika "saya sangat kaget dengan kabar ini. Dikhawatirkan ada pihak yang ingin menggembosi jama'ah (Ikhwan) dengan memanfaatkan isu krisis internal ini".

Akif menambahkan, jika hal semacam ini adalah "wajar terjadi". "Krisis internal ini akan berakhir dengan berakhirnya pemilihan anggota pengurus yang baru, dan pemilihan mursyid yang baru pula, yang akan dilaksanakan dua bulan lagi," terang Akif. (L2/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang