Rachel Corrie Diabadikan Sebagai Nama Jalan di Ramallah

Kamis, 18/03/2010 15:41 WIB | Arsip | Cetak

Warga Palestina dan sejumlah aktivis perdamaian di Palestina menggelar acara untuk memperingati tujuh tahun wafatnya Rachel Corrie, seorang aktivis perdamaian asal AS yang tewas dilindas buldoser tentara Israel saat memprotes penggusuran rumah milik warga Palestina di Jalur Gaza pada tahun 2003.

Acara peringatan di gelar di wilayah pendudukan di Tepi Barat, termasuk di kota Ramallah yang dihadiri oleh kedua orang tua Corrie. Kehadiran orang tua Corrie sekaligus untuk menyaksikan penyematan nama jalan di Ramallah yang menggunakan nama puterinya, sebagai penghormatan atas keberanian Corrie membela warga Palestina dari ancaman tentara-tentara Israel.

Kebetulan, kedua orang tua Corrie, Craig dan Cindy Corrie sedang berada di Israel terkait gugatan hukum mereka terhadap pemerintah Israel atas kematian Corrie, yang sudah masuk dalam tahap mendengarkan gugatan di pengadilan. Rachel Corrie adalah aktivis perdamaian dari organisasi International Solidarity Movement.Ia sedang berdiri di depan rumah seorang warga Palestina, untuk menghalangi tentara Israel yang ingin menghancurkan rumah itu. Tapi tentara Israel menabrak dan melindas Corrie hingga meninggal dunia.

International Solidarity Movement mengatakan, sekitar 50 warga Palestina, media massa dan aktivis internasional menghadiri peresmian nama jalan Rachel Corrie di kota Ramallah. Peringatan mengenang Rachel Corrie juga dilakukan oleh siswa sekolah menengah pertama di Tulkarim. Mereka melakukan aksi jalan kaki ke sebuah tugu peringatan tempat Corrie dilindas dan membuat proyek penelitian tentang kehidupan dan tragedi yang menyebabkan meninggalnya Corrie.

Dalam pidatonya, ibu Corrie menyatakan bahwa puterinya menjadi simbol perjuangan anti-penjajahan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada rakyat Palestina yang telah mengenal dan menyayangi Corrie selama tujuh tahun belakangan ini. Cindy Corrie mengatakan bahwa rakyat Palestina selalu memberikan dukungan padanya meski rakyat Palestina sendiri masih mengalami penderitaan akibat penjajahan Zionis Israel. (ln/imemc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang