Rakyat Sipil Dibantai, Pejabat Irak Terima Suap?

Kamis, 12/11/2009 12:16 WIB Cetak |  Kirim

Surat kabar New York Times melansir kasus suap yang dilakukan Blackwater-perusahaan jasa keamanan swasta yang disewa militer AS-di Irak. Para eksekutif perusahaan yang menyediakan tentara-tentara bayaran ini telah memberikan uang suap sebesar satu juta dollar pada sejumlah pejabat Irak, agar tutup mulut atas pembantaian yang dilakukan tentara-tentara Blackwater terhadap 17 warga sipil Irak di kota Bagfhdad tahun 2007.

Dalam laporannya, surat kabar terbitan AS itu mewawancarai empat mantan eksekutif Blackwater yang namanya dirahasiakan. Dari pengakuan mereka diketahui bahwa Gary Jackson yang menjabat sebagai presiden Blackwater kala itu, menyetujui tindakan suap tersebut. Uangnya dikirim dari negara Yordania ke manager perusahaan Blackwater di Baghdad. Namun para mantan eksekutif itu mengaku tidak tahu pasti identitas penerima uang suap tersebut dan apakah itu diberikan pada para pejabat Irak.

Tapi dua orang mantan eksekutif Blackwater pada New York Times mengatakan bahwa mereka ikut serta dalam pembicaraan rencana pembayaran uang suap tersebut. Sementara dua mantan eksekutif lainnya mengaku hanya mendengar informasi itu dari beberapa pejabat Blackwater lainnya. Keempat mantan eksekutif Blackwater yang membocorkan kasus suap ini sudah mengundurkan diri dari perusahaan karena merasa tidak nyaman dengan pola kerja Blackwater yang banyak dipertanyakan orang.

Menurut seorang eksekutif di Blackwater yang mengetahui kasus ini pada New York Times juga mengatakan bahwa pendiri dan pimpinan Blackwater, Erik Prince juga tahu soal kasus suap ini.

Pemerintah Irak dan AS menyelidiki kasus pembantaian yang dilakukan pasukan Blackwater tahun 2007 lalu. Dari hasil penyelidikan pemerintah Irak, Blackwater dinyatakan bersalah telah menembak warga sipil Irak saat mendampingi. konvoi diplomat AS di kota Baghdad. Akibat insiden itu 17 warga sipil Irak tewas dan 20 orang luka-luka.

Tapi jaksa penuntut di AS menyatakan hanya 14 warga sipil yang tewas dan dalam pengadilan federal di Washington bulan Januari 2009, lima mantan tentara Blackwater dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan. Ketika kasus ini mencuat, jubir Blackwater menolak tuduhan suap yang dilakukan perusahaan itu dalam kasus pembantaian tersebut.

Sejak kasus ini, pemerintah Irak melarang Blackwater beroperasi di Irak. Sementara Karena Blackwater dilarang, Deplu AS menyewa jasa pengamanan terhadap personelnya di Irak dari perusahaan serupa, Triple Canopy yang berbasis di Virginia. Namun bulan September kemarin pemerintah AS meminta agar Blackwater yang sudah berubah namanya menjadi Xe kembali memberikan jasa pengamanan bagi AS di Irak, yang memicu protes dari PM Irak Nuri Al-Maliki.

Perusahaan Blackwater dipekirakan meraup pendapatan lebih dari 600 juta dollar tahun 2008 lalu, atau sekitar sepertiga dari jumlah kontrak dengan Deplu AS untuk menyediakan jasa pengamanan bagi para diplomat AS di zona-zona perang. (ln/aby/wb)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG