Ratusan Akademisi Israel Tolak Aksi Militer terhadap Iran
.jpg)
Lebih dari 100 akademisi dan aktivis perdamaian Israel membuat sebuah petisi yang berisi penolakan atas kemungkinan serangan Israel ke fasilitas-fasilitas nuklir Iran.
Dalam petisinya mereka menegaskan, argumen Israel untuk melakukan serangan tidak bisa dibenarkan secara politik, moral bahkan untuk alasan keamanan.
Ratusan akademisi dan aktivis perdamaian Israel itu mendesak pemerintah Israel untuk lebih mengedepankan dan percaya akan upaya-upaya diplomatik yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah nuklir Iran. Mereka juga mengingatkan agar rezim pemerintahan Israel tidak melakukan "petualangan" dengan memicu perang dengan Iran.
The Jerusalem Post mengutip pernyataan seorang penandatangan petisi yang mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan Israel terhadap program nuklir Iran mirip dengan suara "dentuman yang tidak nyaring bunyinya."
Apa yang dilakukan oleh para aktivis perdamaian dan akademisi di Israel ini adalah protes yang pertama kali dilakukan masyarakat Israel terhadap para pemimpinnya yang "doyan" perang dan mendesak agar mereka tindak melakukan pendekatan yang radikal.
Israel bersama sekutunya, AS tetap tidak percaya bahwa program nuklir Iran ditujukan untuk keperluan damai. Israel dan AS berkeyakinan bahwa Iran sedang membuat persenjataan nuklir dan untuk itu, keduanya mengancam akan menghancurkan fasilitas-fasilitas nuklir Negara Para Mullah itu dengan menggunakan kekuatan militer. (ln/presstv)
Lainnya (Arsip)
- OKI Himbau Masyarakat Jerman Tolak Kongres Anti-Islam
Senin, 11/08/2008 09:38 WIB - Penerbit Jerman Batalkan Penerbitan Novel Tentang Aisyah
Jumat, 08/08/2008 17:15 WIB - Iran Tawarkan Universitas Al-Azhar, Mesir Buka Cabangnya di Tehran
Jumat, 08/08/2008 15:51 WIB - AS Ogah-Ogahan Tentukan Jadwal Penarikan Mundur Pasukannya dari Irak
Jumat, 08/08/2008 14:47 WIB - Koalisi Partai Pakistan: Impeachment Musharraf Sebuah Keharusan
Jumat, 08/08/2008 11:13 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




