Remaja AS Tak Percaya Agama

Jumat, 08/05/2009 13:13 WIB | Arsip | Cetak

Remaja AS saat ini dinilai telah banyak yang tidak lagi mempercayai agama. Begitu hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard. Secara dramatis, jumlah remaja AS yang pergi beribadah, dalam hal ini ke gereja, menurun drastis.

“Ini sebuah perubahan besar,” ujar professor Robert Punam yang mengepalai penelitian ini. Ia mempresentasikan penelitiannya ini Selasa (5/5) di Faith in Public Life. Menurut Punam, jumlah reamaja AS yang tak laigi percaya akan agama saat ini mencapai 40% dari keseluruhan.

Menurut Punam, salah satu penyebab antipatinya remaja AS terhadap agama dikarenakan agama di AS lebih merupakan perpanjangan sebuah politik konservatif yang memang telah bertahun-tahun ada di kalangan gereja. “Ini yang menyebabkan mereka tidak mau lagi pergi ke gereja”, papar Punam.

Punam memprediksi bahwa kondisi ramaja terhadap agama ini akan berpengaruh besar dalam kehidupan budaya dan politik di negeri  Paman Sam dalam beberapa tahun ke depan. “ Inilah masa depan Amerika,” ujarnya.

Penelitian ini sekaligus melengkapi laporan Newsweek beberapa pekan sebelumnya bahwa AS bukanlah lagi sebuah Negara Kristen. “Inilah konsekuensi dari sebuah Negara yang menjadi pasar bebas dari berbagai keyakinan.” Pungkas Punam. (sa/nw)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang