Rencana Pembunuhan Obama di Turki, Seorang Warga Suriah Ditangkap

Selasa, 07/04/2009 14:48 WIB | Arsip | Cetak

Aparat kemanan Turki dilaporkan menangkap seorang lelaki berkebangsaan Suriah karena dicurigai merencanakan pembunuhan terhadap Presiden AS Barack Obama saat kunjungan kenegaraannya ke Turki.

Harian Arab Saudi Al Watan menyebutkan, lelaki itu menyamar sebagai wartawan dari stasiun televisi al-Jazeera dan berusaha mendapatkan ijin melakukan liputan selama kunjungan Obama. Lelaki sebenarnya berencana menikam Obama dengan pisau.

Rencana tersebut, menurut laporan Al Watan diakui sendiri oleh yang bersangkutan saat diangkap dan diinterogasi. Lelaki itu juga mengaku dibantu oleh tiga orang lainnya untuk melakukan pembunuhan terhadap Obama.

Kepala Biro al-Jazeera di Ankara, Yussef al-Sharif pada Al Watan menyatakan tidak tahu menahu tentang lelaki yang mengaku sebagai wartawan al Jazeera itu. "Kami diberitahu bahwa dia mengklaim bekerja untuk biro kami, jika begitu kasusnya, maka bisa dipastikan orang itu telah memalsukan kartu identitas al Jazeera," kata al Sharif saat dikonfirmasi.

Salah seorang pejabat AS yang mengetahui kasus tersebut mengatakan bahwa pihaknya menanggapi kasus rencana pembunuhan itu dengan serius. Tapi para pejabat Gedung Putih enggan berkomentar tentang kasus ini. Yang jelas bukan kali ini saja Obama menghadapi ancaman pembunuhan dan sudah dua tahun belakangan ini Obama berada dalam perlindungan agen-agen rahasia karena ancaman-ancaman pembunuhan itu.

Awal Agustus lalu, sekelompok orang ditangkap dan mengaku bahwa mereka berencana "menembak Obama" yang ketika itu menghadiri Konvensi Nasional Partai Demokrat di Denver, Colorado. Lalu, pada bulan Oktober, dua orang warga kulit putih juga ditangkap dan mengaku sedang merencakan "aksi penembakan" terhadap Obama. Rencana pembunuhan dilakukan dengan alasan rasis, perbedaan warna kulit.

Presiden Barack Obama tiba di Turki pada hari Minggu untuk menghadiri KTT Aliansi Peradaban di Istanbul. Dalam kunjungannya ke Turki, Obama memberikan pidatonya di hadapan parlemen Turki. Dalam pidatonya, Obama berusaha meyakinkan bahwa AS tidak akan memerangi Islam. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang