Ribuan Penduduk Gaza Merayakan Kemenangan

Hari Selasa, ribuan orang Palestina berkumpul dan melakukan long march di kota Gaza, merayakan kemenangan atas agresi Israel, yang berlangsung tiga pekan, dan telah menghancurkan bangunan, dan mengakibatkan syahidnya hampir 1500 muslim Gaza, dan ribuan lainnya luka-luka.
Hamas menyerukan kepada seluruh penduduk di kota Gaza menggelar aksi usai selepas shalat zhuhur. Aksi itu sebagai bentuk dukungan para pejuang Palestina yang dengan berani menghadapi agressor Zionis-Israel.
Aksi long march itu dimulai dari Gedung UNRWA menuju sekolah Fakhoura di kamp Jabalia di sebelah utara Gaza, di mana telah terjadi pembantaian yang dilakukan Zionis-Israel, yang mengakibatkan syahidnya 45 muslim Gaza, dan 150 lainnya luka-luka. Tempat penampungan pengungsi dan sekolah itu hancur akibat pemboman yang dilakukan Israel.
Long march itu berhenti di depan rumah Dr.Nizar Rayyan, tokoh Hamas yang telah syahid beserta seluruh keluarga, diantraranya 4 istrinya dan 9 anaknya ikut syahid, akibat pemboman Israel. Dalam aksi sejumlah pemimpin Hamas ikut ambil bagian, mereka berjalan kaki dari kota Gaza berkeliling ke kamp Khan Yunis, Rafah, Deir al-Balah, Nussseirat dan Breij. Para peserta long march itu membawa bendera hijau, yang menjadi lambng Hamas.
Sementara itu, juru bicara Brigade al-Qassam dalam konferensi persnya, menyatakan, selama agresi militer Zionis-Israel ke Gaza, berhasil menewaskan 80 tentara Israel, dan ratusan lainnya yang luka. Brigade al-Qassam telah menembakkan missil ke Sderot 213 kali. Brigade al-Qassam menegaskan perang yang berlangsung di Gaza itu, behasil pula menghancurkan 47 tank Merkava, yang menjadi kebanggaan Israel, puluhan bulldozer, dan menjatuhkan empat helicopter Apache milik Israel.

Di tempat terpisah di Beirut, perwakilan Hamas di Lebanon, Osama Hamdan, menegaskan bahwa tidak ada lagi dialog nasional dengan Otoritas Palestina atau al-Fatah, yang dipimpin Mahmud Abbas. Rekonsiliasi nasional dan pemerintahan persatuan sudah tamat. Karena, pemerintahan Otoritas Palestina, yang dipimpin Presiden Mahmud Abbas, ikut berkomplot dengan Israel yang melakukan agresi ke Gaza.
Di bagian lain, tokoh Hamas, yang berada di Kairo Bardaweel, menuduh aparat intelijen Otoritas Palestina berkomplot dengan intelijen Israel (Shin Bet) untuk melakukan pembunuhan tokoh-tokoh Hamas, seperti Nizar Rayya dan Said Siyam. Para intelijen Otoritas Palestina itu,ikut operasi dengan dinas intelijen Israel (Shin Bet) melakukan pembunuhan tokoh-tokoh Hamas, dan memberikan informasi tempat tinggal para tokoh Hamas. Pernyataan Bardaweel ini berdasarkan pengakuan orang-orang yang menjadi anggota intelijen Otoritas Palestina yang berhasil ditangkap pasukan Hamas. (m/fic)
Lainnya (Arsip)
- Kibarkan Bendera Putih, Warga Gaza Tetap Ditembaki
Selasa, 20/01/2009 16:29 WIB - Israel Rekrut "Pasukan Blogger"
Selasa, 20/01/2009 14:44 WIB - Inilah Gaya Pemimpin-Pemimpin Arab
Selasa, 20/01/2009 12:21 WIB - Sepatu Perpisahan Buat Bush
Selasa, 20/01/2009 10:58 WIB - Trio Maut Presidensial AS
Selasa, 20/01/2009 10:02 WIB
Dunia
Terkait
- Perayaan 24 Tahun Berdirinya Hamas
- Zahhar Hamas Akan Menyapu Kemenangan dalam Pemilu Berikutnya
- Serangan Udara Israel Tewaskan Seorang Polisi Gaza
- Salafi Gaza Puji Keberhasilan Partai Salafi An Nur dalam Pemilu Mesir
- Puluhan Ribu Massa Peringati Ulang Tahun Hamas di Jalur Gaza
- PM Hamas Akan Tinggalkan Gaza untuk Kunjungi Mesir dan Iran
- Pejabat Hamas Israel Dengan Sengaja Putuskan Aliran Listrik di Gaza
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




