Ribuan Rakyat Pakistan Tolak Talibanisasi

Rabu, 09/12/2009 14:06 WIB | Arsip | Cetak

Sekitar lima ribu orang turun ke jalan di sejumlah kota di Pakistan menolak apa yang mereka sebut "Talibanisasi" di negeri itu. Mereka adalah para aktivis dan pendukung Muttahida Qaumi Movement, partai politik ketiga terbesar di Pakistan.

Partai ini adalah partai sekuler, yang mendukung mendiang Benazir Butho. Muttahida Qaumi Movement, adalah  para pendatang dari India, yang umumnya mereka memiliki pandangan politik yang sekuler. Pantaslah mereka menentang gerakan Taliban, yang menginginkan penegakan syariah Islam di seluruh wilayah Pakistan.

Ribuan pengunjuk rasa di kota Karachi misalnya, melakukan aksi long-march di jalan sambil melontarkan penolakan atas makin meluasnya militan Taliban di Pakistan. Mereka menuntut pemerintah Pakistan untuk menyusun strategi yang komprehensif serta mengambil tindakan tegas untuk melawan makin suburnya "Talibanisasi" yang mulai merambah ke berbagai wilayah di Pakistan.

"Kaum perempuan dan anak-anak kita menjadi martir dalam aksi-aksi teror yang terjadi berulang kali. Tapi keberanian mereka tidak akan sia-sia. Kami akan melakukan perlawanan sampai tarikan napas terakhir," kata seorang pengunjuk rasa.

Rakyat Pakistan sudah muak dengan berbagai serangan bom yang menewaskan warga sipil tak berdosa. Sejak pemerintah Pakistan melancarkan operasi militernya untuk memberangus kelompok Taliban di negeri itu, terjadi sejumlah insiden serangan berdarah di Pakistan dengan sasaran unibersitas, pos-pos militer bahkan masjid-masjid.

Hari Senin kemarin, kembali terjadi serangan mematikan di kota Lahore, salah satu kota terbesar di Pakistan. Dua ledakan dahsyat terjadi hampir bersamaan di kota itu, menewaskan 35 orang dan melukai 95 orang.

Ledakan itu terjadi beberapa jam setelah insiden ledakan bom di Peshawar yang menewaskan 11 orang. Pemerintah Pakistan menuding aksi-aksi kekerasan itu dilakukan oleh kelompok militan sebagai balas dendam atas operasi militer yang dilakukan pemerintah.

Aksi ini kemungkinan digerakkan oleh orang-orang yang menjadi pendukung Presiden Pakistan Asif Ali Zardari yang merupakan suami Benazir Butho. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang