Ribuan Warga Sekuler Tunisia Kecam Bangkitnya Kelompok Salafi
Ribuan warga Tunisia marah atas meningkatnya kelompok Islam yang dianggap ultra konservatif di negara ini - setelah negara tersebut dibebaskan dari kekuasaan diktatorial - dalam aksi protes hari Sabtu kemarin (28/1).
Seorang koresponden AFP memperikarakan sekitar seribu aktivis, dosen, seniman dan demonstran lainnya membanjiri jalan-jalan ibukota negara, termasuk di sepanjang Bourguiba Avenue, sebuah jalan yang terkenal yang menjadi pusat aksi protes yang berujung pada penggulingan diktator Zine el- Abidine Ben Ali setahun yang lalu.
Warga Tunisia marah oleh pengaruh pertumbuhan kelompok Islam yang mereka anggap radikal, yang dikenal sebagai Salafi, yang telah mendominasi berita utama negara itu dalam beberapa pekan terakhir.
"Kami di sini untuk berbicara menentang agresi terhadap wartawan, aktivis dan akademisi," kata Ahmed Nejib Chebbi, pendiri Partai Progresif Demokratik. "Dan untuk memberitahu pemerintah agar berjuang keras mewujudkan kebebasan Tunisia yang tidak boleh dikompromikan.
Sarah Kalthoum, seorang pensiunan guru berusia 70-an, mengatakan ia prihatin dengan apa yang ia pandang sebagai ide-ide regresif dari kelompok Salafi.
"Kami menghabiskan hidup kami mendidik orang, dan sekarang beberapa orang ingin kami kembali ke masa 14 abad yang lalu," katanya.(fq/afp)
Lainnya (Arsip)
- Dewan Oposisi Suriah Tuduh Iran Berperan dalam Kekerasan Berdarah di Suriah
Minggu, 29/01/2012 10:08 WIB - Pengacara AS: Kebangkitan Islam Mempengaruhi Dunia
Minggu, 29/01/2012 09:55 WIB - Khalid Misyaal Diam-Diam Telah Meninggalkan Markas Hamas di Suriah
Sabtu, 28/01/2012 10:19 WIB - Kedutaan Suriah Diserbu Demonstran Anti Rezim Assad
Sabtu, 28/01/2012 09:59 WIB - Demonstran Kembali Penuhi Tahrir Square Peringati Revolusi Mesir
Sabtu, 28/01/2012 09:19 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



