Rupert Murdoch Ancam Google

Selasa, 10/11/2009 16:24 WIB | Arsip | Cetak

Konglomerat media Rupert Murdoch melarang Google menggunakan berita-berita yang dibuat oleh jaringan medianya. Pada Sky News Australia, milyuner kelahiran negeri Kanguru itu menyatakan akan mencari cara agar berita-berita dari jaringan medianya tidak masuk ke index Google, termasuk Google News.

Murdoch dalam berbagai kesempatan beberapa bulan terakhir ini, menyebut Google "kleptomania" dan "parasit" karena dengan seenaknya mengambil berita-berita dari perusahaan-perusahaan media milik Murdoch, seperti Sun, The Times dan Wall Street Journal.

Bulan Januari kemarin, Murdoch mengumumkan bahwa situs-situs korporasi perusahaan medianya akan mengenakan biaya bagi pengguna internet yang ingin mendapatkan akses membaca berita dari situs-situs media massa miliknya mulai bulan Juni tahun 2010. Tapi pekan kemarin Murdoch mengatakan rencana itu bakal ditunda.

Menanggapi ancaman Murdoch, perusahaan mesin pencari Google dalam pernyataannya mengatakan bahwa Google News dan situs mesin pencari merupakan "alat promosi yang dahsyat bagi media massa dan memberikan kontribusi hampir 100.000 orang yang mengklik setiap menitnya."

"Para penerbit memasukan materi-materinya ke situs internet karena mereka ingin produk tulisan mereka dibaca orang. Cuma sedikit pihak yang tidak mau memasukkan materi tulisannya ke Google News dan mesin pencari. Tapi jika pihak Murdoch tidak mengingkan materi beritanya masuk ke Google News dan mesin pencari, kami tidak akan melakukannya," demikian pernyataan Google. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta

Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…


Aksi Cepat Tanggap

ACT Bantu Korban Banjir Tangerang

Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...

BNI Syariah Serahkan Beasiswa Lagi
Komitmen BNI Syariah dalam mencerdaskan anak bangsa dan mengembangkan pendidikan nasional serta perwujudan program Manajemen Syukur, BNI Syariah menyerahkan beasiswa kepada 7 ...


Peluang