Rusia Ingin Melakukan Pertukaran Mata-Mata
Rusia ingin menukar seorang ilmuwan yang dipenjara atas tuduhan melakukan mata-mata bagi kepentingan Barat, dan ditukar dengan salah satu agen Rusia yang ditahan di Amerika Serikat bulan lalu, ujar seorang pengacara ilmuwan itu kepada Reuters, Rabu kemarin.
Igor Sutyagin, seorang pakar senjata nuklir, dinyatakan bersalah oleh pengadilan Rusia, dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara tahun 2004, atas tuduhan memberikan informasi rahasia kepada sebuah perusahaan Inggris, yang bertindak sebagai perantara untuk kepentingan intelijen AS, CIA.
"Mereka ingin menukar Sutyagin untuk (salah satu) di antara agen Rusia yang dituduh melakukan kegiatan mata-mata di Amerika Serikat," kata Anna Stavitskaya, yang menjadi pengacara untuk Sutyagin. Mereka ingin melakukan pertukaran tawanan berlangsung besok."
Dia bilang dia tidak tahu untuk siapa ia akan ditukar. Stavitskaya kata Sutyagin awalnya akan dikirim ke Britania. Agen FBI menangkap 10 orang bulan lalu di Amerika Serikat yang diduga mata-mata untuk Rusia.
"Banyak tersangka yangt tertangkap dengan menggunakan dokumen palsu dan merupakan bagian dari jaringan mata-mata, yang melakukan kegiatan secara disebut "ilegal", dan mengumpulkan informasi sensitif dengan menginfiltrasi pembuat kebijakan di lingkaran kekuasaan di Amerika Serikat," ujar seorang pejabat FBI mengatakan. (m/wb)
Lainnya (Arsip)
- Israel Kembali Minta AS Tingkatkan Pasokan Senjata Mereka
Kamis, 08/07/2010 12:46 WIB - Ketika David Petraus Membicarakan Mineral Di Afghanistan
Kamis, 08/07/2010 12:46 WIB - Fatwa Ulama Mesir: Wanita Muslim Haram Tampil di Acaranya Oprah Winfrey
Kamis, 08/07/2010 10:51 WIB - Mesir Pendukung Utama Israel Kedua Setelah AS
Kamis, 08/07/2010 10:27 WIB - Mantan Anggota Kongres AS Dituduh Terlibat Mendanai Al-Qaidah
Kamis, 08/07/2010 10:15 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




