Saudi Bantu Israel Serang Iran

Selasa, 29/09/2009 10:59 WIB | Arsip | Cetak

Sebagai negara Muslim, Arab Saudi memang menyedihkan. Alih-alih membela sesama negara Muslim yang sedang dizalimi, Saudi malah memberikan fasilitas pada musuh-musuh Islam yang ingin menghancurkan negara-negara Islam.

Surat kabar Inggris Daily Express menurunkan laporan yang sangat memprihatinkan tentang pertemuan segitiga antara Inggris-Israel-Arab Saudi yang dilakukan secara rahasia di kota London. Dalam pertemuan itu, Kepala Badan Intelejen Inggris Sir John Scarlett, pejabat Intelejen Israel Meir Dagan dan pejabat intelejen negara Saudi membahas tentang kemungkinan pesawat-pesawat tempur Israel menggunakan wilayah udara Saudi jika negara Zionis itu jadi melakukan serangan sepihak terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Menurut surat kabar itu, kemungkinan Israel melakukan serangan sendiri ke Iran meningkat secara signifikan setelah Iran mengumumkan akan meluncurkan fasilitas pengayaan uraniumnya yang kedua yang akan dibangun di kota Qom. Iran sudah memberitahukan rencana itu dalam surat resmi yang dikirim ke badan nuklir dunia, IAEA pada Selasa (21/9) pekan lalu sesuai aturan transparansi pengembangan nuklir yang ditetapkan IAEA terhadap negara-negara anggotanya.

Rencana Iran itu membuat Israel kebakaran jenggot. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu makin gencar melontarkan ancamannya untuk membombardir Iran dan menghancurkan fasilitas-fasilitas pengembangan nuklir negara Para Mullah itu.

Israel mendapat angin segar untuk menyerang Iran setelah mantan dubes AS di PBB John Bolton baru-baru ini menyatakan pada sejumlah analis intelejen bahwa "Saudi sudah setuju jika Israel menggunakan wilayah udaranya untuk kepentingan menyerang Iran."

Bolton mengklaim sudah membahas masalah itu secara tertutup dengan para pejabat Saudi. "Tak seorang pun diantara para pejabat Saudi itu yang bakal bicara secara terbuka tentang masalah ini. Tapi yang pasti, Saudi menyetujui jika wilayah udaranya digunakan Israel asalkan Israel tidak 'berisik' menyebutnya sebagai sebuah kesuksesan besar," ujar Bolton terkait kesediaan Saudi membantu Israel menyerang Iran.

Informasi bahwa Saudi sepakat menyediakan wilayah udaranya untuk mempermudah serangan Israel ke Iran sebenarnya sudah merebak sejak bulan Juli lalu. Meski Saudi menerapkan kebijakan untuk tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, seorang sumber di Israel mengatakan bahwa agen-agen Mossad (badan intelejen Israel) diam-diam menjalin "hubungan kerjasama" dengan Saudi.

Terkait dengan Iran, Saudi selama ini terlibat perang dingin dengan Iran dan Saudi berambisi untuk "menghentikan" langkah maju Iran.

Lantas, apa jadinya jika Israel benar-benar menyerang Iran? Sebuah studi yang dilakukan Center for Strategic and International Studies menyebutkan, perang ini kemungkinan akan menelan korban sebanyak 6 juta jiwa. Sebuah perang yang dikobarkan karena kebencian dan ambisi setan, haruskah mengorbankan jutaan manusia tak berdosa? (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang