Saudi Sidangkan 991 Tersangka Terorisme ke Pengadilan Syariah

Selasa, 21/10/2008 13:25 WIB | Arsip | Cetak

Kerajaan Arab Saudi menyerahkan berkas perkara 991 tersangka kasus terorisme ke pengadilan Syariah. Para tersangka itu ditangkap selama operasi anti-terorisme yang digelar oleh Kerajaan Saudi selama lima tahun ini.

Saudi adalah salah satu negara Arab yang ikut serta dalam kampanye "perang melawan teror" yang digagas AS. Sejak itu, aparat anti-teror Saudi melakukan operasi besar-besaran memburu orang-orang yang dicurigai terlibat dengan jaringan al-Qaida.

Saudi Press Agency (SPA) mengutip pernyataan Menteri Dalam Negeri yang mengklaim berhasil menggagalkan lebih dari 160 rencana serangan terorisme di negaranya dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini. Dan selama operasi anti-teror itu, 74 aparat Saudi tewas dan 657 orang lainnya luka-luka. Mendagri Saudi juga menyatakan bahwa pihaknya berhasil menyita puluhan ribu bahan peledak dan senjata.

"Serangan teroris ke Kerajaan Saudi selama lima tahun terakhir, telah menyebabkan 90 warga sipil tewas dan mencederai 439 orang lainnya," tambah Pangeran Naif bin Abdul Aziz.

Lebih lanjut ia mengatakan, persidangan terhadap para tersangka teroris akan dilakukan di Riyadh dan Jeddah dengan melibatkan enam orang hakim. Mereka yang dikenai dakwaan terdiri dari dua kelompok, kelompok yang secara langsung terlibat dalam melakukan serangan dan kelompok yang hanya membantu para pelaku serangan, misalnya memberikan bantuan dana dan transportasi.

Kelompok teroris yang beroperasi di Arab Saudi kerap menjadikan tempat-tempat yang banyak warga negara asingnya dan ladang-ladang minyak sebagai target serangan mereka. Bulan Juni lalu, Mendagri Saudi mengumumkan penangkapan ratusan orang yang diduga sebagai simpatisan kelompok Islamis yang merencanakan sebuah serangan terorisme. Beberapa diantaranya, menurut juru bicara Mendagri, Major Jenderal Mansour al-Turki merencanakan serangan ke ladang-ladang minyak dan instalasi vital alinnya di Saudi.

Para tersangka yang ditangkap itu ditempatkan di penjara al-Haer sebelah Barat Riyadh dan akan segera menjalani persidangan di bawah penjagaan ketat aparat keamanan. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang