Selama 2010, 200 Tentara NATO Telah Tewas Di Afghanistan

Selasa, 18/05/2010 07:37 WIB | Arsip | Cetak


Setidaknya 200 tentara NATO telah mati di Afghanistan sejak awal tahun 2010. Mereka tewas karena perlawanan dari kaum Mujahidin Taliban.

Angka-angka ini didasarkan pada situs independen yang melacak korban perang tentara NATO di Afghanistan dan Irak.

Angka ini meningkat signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu hanya mencapai 119 tentara NATO yang tewas.

Secara keseluruhan, sebanyak 520 tentara asing tewas di tahun 2009, sehingga menjadikan tahun itu sebagai tahun yang paling mematikan bagi pasukan NATO sejak invasi sembilan tahun yang lalu.

Dalam insiden fatal terakhir di Afghanistan, dua tentara Italia tewas dan dua lainnya luka-luka setelah sebuah bom di pinggir jalan menghantam konvoi mereka di Provinsi Herat barat.

Amerika Serikat dan sekutunya berencana untuk meningkatkan jumlah pasukan mereka.

Invasi yang dipimpin Amerika di Afganistan diluncurkan tahun 2001 dengan tujuan membatasi militansi dan membawa perdamaian dan stabilitas negara. Namun, sembilan tahun kemudian, Afghanistan tetap tidak stabil dan tentara-tentara pasukan asing harus terus membayarnya dengan harga yang sangat mahal. (sa/presstv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang