Selamat Datang Di Era Perang!

Kamis, 18/03/2010 05:52 WIB | Arsip | Cetak

Peduli apa krisis ekonomi dunia, perdagangan senjata perang, jalan terus! Bahkan di tengah kondisi resesi ini, perdagangan senjata telah meningkat dengan pesat. Yang paling dramatis terjadi di Amerika Selatan dan Asia Tenggara.

Menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), volume rata-rata penjualan senjata meningkat sebesar 22% selama lima tahun belakangan. Dua tahun terakhir ini ditandai oleh gejolak ekonomi di seluruh dunia, namun perdagangan senjata tetap tak terpengaruh.

AS berada di urutan pertama dalam daftar eksportir, karena menyerap 30% dari total keseluruhan, diikuti oleh Rusia (23%), Jerman (11%), dan Prancis (8%). Inggris hanya 4%, namun banyak sekali mengekspor pesawat tempur ke Arab Saudi.

Penjualan senjata ke Amerika Selatan naik 150%. Tahun lalu Venezuela mengeluarkan kredit senilai $ 2.2 juta kepada Rusia untuk pembelian sistem pertahanan udara, artileri, kendaraan lapis baja, dan tank.

Mark Bromley, peneliti dan ahli Amerika Latin di SIPRI, mengatakan: "Kami melihat bukti perilaku kompetitif dalam akuisisi senjata di Amerika Selatan. Ini jelas menunjukkan kita perlu meningkatkan transparansi dan kepercayaan untuk mengurangi ketegangan di kawasan."

Di Asia Tenggara, penjualan senjata ke Indonesia dan Malaysia meningkat secara signifikan, sedangkan Singapura menjadi negara pertama di wilayah ini yang berada di antara dunia top 10 importir, sejak akhir Perang Vietnam.

Cina menjadi pengimpor senjata terbesar di dunia selama lima tahun, dengan 9% dari total, diikuti oleh India, Korea Selatan, UEA dan Yunani. Pesawat tempur menyumbang 39% dari penjualan senjata utama AS selama lima tahun, dan untuk 40% dari penjualan senjata Rusia. (sa/av)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang