Selamat Datang, Senjata Rahasia Baru Israel!

Rabu, 14/07/2010 09:22 WIB | Arsip | Cetak


Bayangkan sejenak seperti apa medan perang di masa mendatang. Pesawat tak berawak terbang di udara; robot di daratan; rudal pintar memburu sasaran. Sekarang bayangkan bahwa tidak satupun dari ini dapat terdeteksi pada layar radar.

Ini mungkin terdengar fiktif, tapi itu terjadi. Sebuah perusahaan Israel bernama Nanoflight saat ini sedang mengembangkan sebuah proyek khusus yang membuat drone (pesawat jet tempur tanpa awak), rudal, atau kapal perang dengan mudah menghilang. Atau, lebih tepat, menjadi sangat sulit untuk dideteksi.

Tahap kritis dalam pengembangan proyek ini, yang dikembangkan di laboratorium nanoteknologi, baru-baru ini menyimpulkan, bahwa tes yang dijalankan, sukses pada pekan ini.

Partikel-partikel cat yang ada di rudal, misalnya, sebenarnya tidak melakukan deteksi di radar sama sekali, tapi membuatnya sangat sulit diidentifikasi sebagai sebuah rudal. Di masa mendatang, perkembangan ini akan memungkinkan setiap rudal atau jet secara nyata tak akan terdeteksi oleh radar.

Meskipun mereka tidak mungkin sepenuhnya hilang dari layar radar, teknologi ini diyakini menghemat biaya lebih banyak untuk menghindari deteksi radar dari pembelian pesawat siluman Amerika sebesar $ 5 miliar.

Bagaimana cara kerjanya? Dalam rangka untuk mencari objek, pemancar radar mengirim gelombang elektromagnetik. Ketika gelombang ini mencapai objek, mereka tersebar di segala penjuru, dengan beberapa dari mereka yang memantul kembali ke radar itu sendiri.

Nanoteknologi dikembangkan untuk menyerap gelombang radio yang dipancarkan oleh radar, dan melepaskan mereka sebagai energi panas yang tersebar di ruang angkasa. Dalam melakukannya, bahan-bahan yang ada menyamarkan material objek, sehingga sulit untuk diidentifikasi oleh radar.

"Kami baru dalam permulaan dan menemukan dunia baru setiap hari," kata Eli Shaldag, mantan senior Israel Air Force yang bekerja pada proyek rudal Arrow. Ia saat ini merupakan bagian dari departemen aplikasi militer Nanoflight.

"Ini adalah terobosan dengan potensi untuk mengubah aturan main di medan perang," kata Shaldag. (sa/ynet)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang