Selasa Berdarah di Utara Waziristan, 29 Warga Sipil Tewas

Ketenangan di desa Dattakhel, utara Waziristan terusik oleh "hujan" misil yang meluluhlantakkan desa itu, Selasa (2/2). Akibatnya 29 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka oleh serangan misil ke wilayah Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan itu.
Laporan Al-Jazeera menyebutkan, lebih dari 19 misil ditembakkan ke desa itu dan menjadi serangan paling besar dibandingkan serangan-serangan serupa yang pernah terjadi. Serangan itu diduga dilakukan oleh pesawat tanpa awak AS yang belakangan ini gencar melakukan serangan sepihak ke wilayah Pakistan dengan dalih memberangus kelompok-kelompok militan yang bersembunyi di daerah-daerah pedalaman Pakistan.
Pada Jumat pekan kemarin, serangan misil dari pesawat tanpa awak juga menerjang sebuah kompleks di kawasan Muhammad Khel, utara Wazirisyan yang menewaskan sembilan warga setempat. Tempat itu dicurigai sebagai lokasi persembunyian para pejuang Taliban.
Pemerintah AS tidak pernah mau mengakui bahwa serangan itu dilakukan oleh pasukan militernya. Tapi satu-satunya pihak yang diketahui menggunakan pesawat tanpa awak dalam operasi militernya, cuma pasukan AS di Afghanistan dan CIA.
Serangan-serangan misil "misterius" ke wilayah-wilayah pedalaman Pakistan diduga adalah bagian dari operasi CIA dalam menumpas kelompok-kelompok militan, utamanya para Taliban. Namun serangan-serangan itu menimbulkan banyak korban di kalangan warga sipil yang memicu kemarahan dan sentimen anti-AS rakyat Pakistan dan justeru mendorong mereka untuk mendukung Taliban. (ln/aljz/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Jerman Izinkan Adzan Masjid dengan Pengeras Suara
Rabu, 03/02/2010 13:52 WIB - Tim Sepak Bola Mesir, Cuekin Undangan Tanding dari Tim Israel
Rabu, 03/02/2010 13:24 WIB - Pengangguran Semakin Tajam di Amerika
Rabu, 03/02/2010 13:08 WIB - Alasan Sesungguhnya Mengapa Mereka Berada Di Afghanistan
Rabu, 03/02/2010 13:08 WIB - Imam Abdullah Ditembak Lebih Dari 20 Kali oleh FBI
Rabu, 03/02/2010 11:50 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




