Semua Teroris adalah Muslim, Kecuali 94%
CNN baru-baru ini merilis sebuah artikel berjudul studi: Ancaman terorisme Islam-Amerika di AS berlebihan, menurut sebuah studi yang dirilis oleh Duke University dan University of North Carolina di Chapel Hill, "ancaman teroris yang ditimbulkan oleh radikal-Muslim Amerika telah dibesar-besarkan. "
Namun, Barat, terutama Amerika terus hidup dalam ketakutan terhadap Islam secara fana, takut akan Islamofobia sayap kanan. Jika seseorang mengikuti jaringan berita, tampaknya seolah-olah semua teroris adalah Muslim. Hal ini bahkan menjadi aksioma di beberapa kalangan: "Tidak semua Muslim adalah teroris, tapi hampir semua teroris adalah Muslim."
Namun persepsi ini bukan realitas sebenarnya. Data tersebut tidak mendukung kesimpulan apapun. Pada website resmi FBI, terdapat daftar kronologis dari semua serangan teroris dilakukan di AS sepanjang tahun 1980 hingga 2005. Data tersebut bisa dilihat kesimpulannya seperti chart di bawah ini.
Tampaknya Amerika harus tenang ketika datang berita tentang terorisme. Para aktivis sayap kanan selalu hidup dalam ketakutan atau lebih tepatnya, mereka mencoba membuat orang-orang merasa seperti itu. Bahkan, Pamela Geller (ratu Islamofobia internet) secara harfiah mengatakan misinya, "jangan bodoh, dan jangan menjadi seorang pengecut. Anda tidak bisa hidup dalam ketakutan terus-menerus ." (sa/looneywatch)
Lainnya (Arsip)
- Taliban Ingin Membuka Kantor Resmi di Turki?
Jumat, 24/12/2010 09:43 WIB - Irak Tangkap 93 Tersangka Al-Qaidah
Jumat, 24/12/2010 09:32 WIB - Cacat karena Serangan AS, Pemuda Pakistan Lakukan Tuntutan Kepada CIA
Jumat, 24/12/2010 09:16 WIB - Rusia Akan Mengekspor Daging Rusa Halal ke Qatar
Kamis, 23/12/2010 17:27 WIB - 70 Persen Warga Rusia Dukung Kemerdekaan Emirat Kaukasus
Kamis, 23/12/2010 16:59 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



