Sentimen Google Terhadap Islam?
Yusuf Estes, salah satu pemilik situs youtubeislam.com terkejut saat membuka imelnya beberapa hari ke belakang. Ia mendapatkan sebuah surat elektronik yang berisi pemberitahuan bahwa situsnya diambil-alih oleh Google, sebuah perusahaan raksasa di dunia maya.
Yusuf mengaku, ia dan rekan-rekannya telah membeli nama youtubeislam melalui godaddy.com. Awalnya para pengacara google menghubungi Yusuf dan mengatakan bahwa domain youtubeislam diambil-alih dengan alasan Yusuf mengopi logo mereka. “Padahal, logo kami tak ada sama-samanya,” beber Yusuf. (Bisa dilihat di www.YOUTUBEISLAM.com/images/logo.gif)
Berikutnya, pihak google mengatakan bahwa nama mereka terlalu sama dengan nama mereka. Yusuf segera mengganti nama dan tata letak situsnya menjadi yo utu beis lam.com dan bahkan segera mendaftarkan nama itu. Logonya pun segera mereka ganti pula.
Tapi kemudian google pergi ke arbitrasi dan tentu saja Yusuf Estes dan rekannya tidak diundang. Hasilnya, godaddy.com memberitahu bahwa mereka mentransfer domain situs Yusuf kepada google.
Yusuf dan rekan-rekannya tentu saja bingung luar biasa. “Kami mengelola situs kami dengan standar yang tinggi. Kami tak pernah memunculkan video dengan materi yang tak pantas, kami tak merilis video yang menghina agama lain, tak ada materi sugestif, tak ada bahasa yang buruk. Tema-tema kami adalah tentang keluarga. Kami membiayai situs kami sendiri, dan kami tak memasang iklan—terutama iklan google—di situs kami. Mengapa semua ini menjadi begitu buruk?” kata Yusuf.
Menurut Yusuf, situsnya hanya lah sebuah situs kecil. Saat ini, situs youtubeislam yang banyak menerangkan Islam melalui video singkat dengan cara yang sederhana memang tak lagi bisa diakses. (sa/awkngslm)
Lainnya (Arsip)
- Di Afghanistan, Kami Hanya Alat Amerika
Senin, 03/08/2009 17:08 WIB - Bom Guncang Provinsi Herat, Polisi Afghanistan Jadi Korban
Senin, 03/08/2009 15:47 WIB - Pejuang Muslim Uighur Kembali Serukan Untuk Serang China
Senin, 03/08/2009 14:46 WIB - Ikhwan Mesir Bentuk Poros Anti-Korupsi dan Monopoli Politik
Senin, 03/08/2009 13:01 WIB - Kini Perempuan Saudi pun Banyak yang Berprofesi Sebagai Pembantu
Senin, 03/08/2009 12:13 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




