Astaghfirullah..! Seorang Waria Gugat Pimpinan Universitas al-Azhar

Senin, 27/07/2009 08:10 WIB | Arsip | Cetak

Seorang laki-laki Mesir yang merubah dirinya menjadi perempuan dengan beroperasi kelamin, melakukan gugatan hukum terhadap presiden universitas Al-Azhar atas penolakan pimpinan Al-Azhar tersebut terhadap dirinya untuk kembali menjadi mahasiswa setelah ia berganti kelamin.

Pria bencong ini yang sekarang bernama Sally Muhammad Abdullah yang sebelumnya bernama Sayyid, mendakwa Dr Muhammad Al-Tayib presiden dari universitas tertua di dunia Islam ini telah mencuri dokumen yang berisi kasus putusan yang memungkinkan dirinya untuk kembali mendaftar menjadi mahasiswa(i) kedokteran, di mana dirinya sebelumnya telah menjadi mahasiswa di fakultas tersebut sebelum menjalankan operasi kelamin.

Dewan tertinggi Administrasi sebelumnya memutuskan bahwa pihak Universitas diwajibkan untuk menerima kembali Sayyid (Sally). Namun Sally terkejut setelah diberitahui oleh sekretaris dewan bahwa file kasus dia tersebut telah hilang dicuri.

Dalam keberatannya, Sally memprotes pihak presiden dari universitas yang tidak melaksanakan keputusan pengadilan dan menuduh presiden Al-Azhar tersebut telah menghancurkan masa depannya.

Jaksa agung Abdul Muhammad Meguid telah membuka kasus ini untuk dilakukan investigasi.

Sayyid melakukan operasi kelamin pada tahun 1996 setelah dokter memutuskan bahwa dirinya secara fisik dan psikologi lebih cenderung sebagai seorang perempuan daripada laki-laki. Namun setelah operasi, sebuah komite disiplin Universitas dibentuk untuk menentukan masa depan mahasiswa(i) kedokteran ini dan akhirnya diputuskan Sally di DO dari kampus universitas Al-Azhar.

Sally mengajukan gugatan hukum kapada dewan administrasi, yang meminta adanya pertimbangan demi kebaikan bagi dirinya, akan tetapi permohonan itu ditolak oleh pihak universitas. Kasus ini telah menggantung di pengadilan selama sepuluh tahun.

Pihak Universitas Al-Azhar telah menolak untuk mengakui Sally kembali sebagai mahasiswa mereka, setelah dia dituduh juga bekerja sebagai penari perut di sebuah night club, dan universitas menyimpulkan bahwa Sally tidak layak untuk kembali menjadi mahasiswa Al-Azhar.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang