Astaghfirullah..! Seorang Waria Gugat Pimpinan Universitas al-Azhar

Seorang laki-laki Mesir yang merubah dirinya menjadi perempuan dengan beroperasi kelamin, melakukan gugatan hukum terhadap presiden universitas Al-Azhar atas penolakan pimpinan Al-Azhar tersebut terhadap dirinya untuk kembali menjadi mahasiswa setelah ia berganti kelamin.
Pria bencong ini yang sekarang bernama Sally Muhammad Abdullah yang sebelumnya bernama Sayyid, mendakwa Dr Muhammad Al-Tayib presiden dari universitas tertua di dunia Islam ini telah mencuri dokumen yang berisi kasus putusan yang memungkinkan dirinya untuk kembali mendaftar menjadi mahasiswa(i) kedokteran, di mana dirinya sebelumnya telah menjadi mahasiswa di fakultas tersebut sebelum menjalankan operasi kelamin.
Dewan tertinggi Administrasi sebelumnya memutuskan bahwa pihak Universitas diwajibkan untuk menerima kembali Sayyid (Sally). Namun Sally terkejut setelah diberitahui oleh sekretaris dewan bahwa file kasus dia tersebut telah hilang dicuri.
Dalam keberatannya, Sally memprotes pihak presiden dari universitas yang tidak melaksanakan keputusan pengadilan dan menuduh presiden Al-Azhar tersebut telah menghancurkan masa depannya.
Jaksa agung Abdul Muhammad Meguid telah membuka kasus ini untuk dilakukan investigasi.
Sayyid melakukan operasi kelamin pada tahun 1996 setelah dokter memutuskan bahwa dirinya secara fisik dan psikologi lebih cenderung sebagai seorang perempuan daripada laki-laki. Namun setelah operasi, sebuah komite disiplin Universitas dibentuk untuk menentukan masa depan mahasiswa(i) kedokteran ini dan akhirnya diputuskan Sally di DO dari kampus universitas Al-Azhar.
Sally mengajukan gugatan hukum kapada dewan administrasi, yang meminta adanya pertimbangan demi kebaikan bagi dirinya, akan tetapi permohonan itu ditolak oleh pihak universitas. Kasus ini telah menggantung di pengadilan selama sepuluh tahun.
Pihak Universitas Al-Azhar telah menolak untuk mengakui Sally kembali sebagai mahasiswa mereka, setelah dia dituduh juga bekerja sebagai penari perut di sebuah night club, dan universitas menyimpulkan bahwa Sally tidak layak untuk kembali menjadi mahasiswa Al-Azhar.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Antara Bermain Hoki dan Sholat
Minggu, 26/07/2009 11:08 WIB - China Luncurkan Kanal Televisi Berbahasa Arab
Sabtu, 25/07/2009 16:21 WIB - Raja Maroko Pimpin Revolusi Keagamaan Hijau
Sabtu, 25/07/2009 16:12 WIB - Setiap Tahun 100 Warga Yahudi di Israel Masuk Islam
Sabtu, 25/07/2009 07:38 WIB - Aksi Unjuk Rasa Sambut Menlu Israel di Argentina
Jumat, 24/07/2009 15:46 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




