Setelah Maroko dan Tunisia, Aljazair Juga Larang Peredaran Majalah L'Express Prancis

Setelah Maroko dan Tunisia, Aljazair juga melarang peredaran majalah terbitan Prancis L'Express karena dianggap telah melecehkan Islam.
Larangan tersebut diumumkan langsung oleh kementerian komunikasi Aljazair pada Rabu waktu setempat. "Kami sudah menyita majalah L'Express edisi hari Minggu berdasarkan pasal 26 undang-undang tentang Informasi," demikian penjelasan kementerian komunikasi Aljazair tanpa menyebutkan secara spesifik bagian mana dari majalah tersebut yang dinilai melecehkan Islam.
Majalah Prancis L'Express International dalam edisi terbarunya dibawah judul "Yesus-Muhammad Goncang" menampilkan gambar sosok Yesus dan Nabi Muhammad saw. Dalam edisi yang terbit di Maroko, sosok Nabi Muhammad digambarkan mengenakan sorban berwarna putih ala Maroko, sedangkan dalam edisi Prancis, sosok Nabi Muhammad bahkan digambarkan tidak mengenakan penutup kepala.
Pasal 29 undang-undang informasi Aljazair menyebutkan bahwa produk penerbitan tidak boleh menampilkan ilustrasi, cerita atau informasi yang bertentangan dengan nilai-nilai moral Islam, nasional dan hak asasi.
Editor majalah L'Express yang dilarang beredar di Maroko, Tunisia dan Aljazair mengatakan bahwa pihaknya sudah mengganti cover majalah agar tidak menyinggun sentimen keagaman masyarakat di tiga negara yang terletak di Afrika Utara itu. (ln/WSJournal)
Lainnya (Arsip)
- Pakistan Buat UU Anti-Pelecehan Perempuan
Kamis, 06/11/2008 13:29 WIB - Tunisia Bebaskan Tokoh-Tokoh Islamis
Kamis, 06/11/2008 11:41 WIB - Obama Menang, Pasar Bursa Makin Memburuk
Kamis, 06/11/2008 11:08 WIB - Pasukan AS Bantai Muslim Afghanistan, 40 Orang Tewas
Kamis, 06/11/2008 09:36 WIB - Presenter TV Mesir, Enam Tahun Memperjuangkan Jilbabnya
Rabu, 05/11/2008 13:15 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




