Si Penghina Rasul Itu Kembali Diserang
Kembali, Lars Viks, seniman asal Swedia yang telah menciptakan kemarahan dunia dengan menggambarkan Nabi Muhammad sebagai anjing, diserang ketika ia tengah menyampaikan kuliah di Universitas Uppsala. Seseorang di antara audiensnya menyerangnya dengan sengit ketika ia tengah asyik berbicara tentang batas kebebasan artistik.Kacamatanya hancur, tapi ia tidak terluka.
Sebenarnya, Vilks telah mendapatkan berbagai ancaman, tetapi serangan di Universitas Uppsala itu adalah perrtama kalinya ia dilakukan secara fisik.
Seniman itu mengatakan, bahkan sekitar 15 orang terus berteriak-teriak dan mengganggu perkuliahan. Kuliah itu sendiri dihadiri oleh sekitar 250 orang.
"Seorang pria berlari dan menyerudukkan dirinya kepada saya," ujarnya seperti dikutip oleh kantor berita AP.
Kemudian setelah itu, polisi segera datang dan menggunakan semprotan merica dan pentungan untuk mengendalikan massa yang marah berteriak "Tuhan Maha Besar" dalam bahasa Arab. Viks sendiri kemudian dibawa pergi oleh pihak keamanan.
Sebenarnya tampaknya VIks sudah pasrah akan nasibnya. Dia mengaku tidak bersalah, tetapi jika dinyatakan bersalah, ia berkata maka ia akan masuk penjara.
Kartun Vilks diterbitkan satu setengah tahun yang di koran Jyllands-Posten, Denmark. (sa/bbc).
Lainnya (Arsip)
- Di Iran, Para Pengungsi Afghanistan Diperlakukan Kejam
Selasa, 11/05/2010 23:44 WIB - Tenang, AS Di Belakang Proyek Nuklir Israel!
Selasa, 11/05/2010 23:25 WIB - Terdakwa Mati Bali Nine Masuk Islam Di Penjara?
Selasa, 11/05/2010 17:53 WIB - Deniz Baykal; Tumbangnya Dedengkot Sekuler Konservatif Turki
Selasa, 11/05/2010 15:24 WIB - Syiah Menjadi Kekuatan Politik Terbesar di Iraq
Selasa, 11/05/2010 14:29 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




