Siapakah Faisal Shahzad?
Tak pelak lagi, saat ini nama Faisal Shahzad menjadi banyak headline media massa internasional. Seperti diketahui, Shahzad disebutkan sebagai pelaku pemboman yang gagal di New York City's Times Square. Siapakah sebenarnya Shahzad?
Shahzad lahir pada bulan Juni 1979 di kota Pabbi, terletak di barat laut ibukota Pakistan, Islamabad, anak dari seorang pejabat angkatan udara, Baraul Haq. Shahzad menjadi warga negara AS pada 2009, hanya beberapa saat sebelum ia bertolak ke Pakistan. Perjalanannya ke Pakistan ketika itu, menurut para pejabat AS, adalah untuk untuk mengunjungi orangtuanya, dan diperkirakan waktunya selama lima bulan.
Ia menikah dan dikarunia dua orang anak. Anak dan istrinya diyakini tinggal di Pakistan, menurut sebuah sumber kepada kantor berita Associated Press.
Shahzad lulus dari University of Bridgeport di negara bagian Connecticut dengan gelar sarjana dalam bidang aplikasi komputer dan sistem informasi pada tahun 2000. Kemudian ia kembali mendapatkan master dalam administrasi bisnis pada tahun 2005, masih di sekolah yang sama.
Selama tiga tahun kemudian, Shahzad bekerja sebagai analis keuangan junior di Grup Affinion, pemasaran dan konsultasi bisnis, berlokasi di Norwalk, Connecticut. Dia meninggalkan perusahaan itu pada bulan Juni 2009.
Shahzad pernah tinggal di sebuah rumah berlantai dua yang bergaya kolonial dengan wana cokelat keabu-abuan. Ia membeli rumah itu seharga $ 273.000.
Frank Delvecchio, broker yang menjual rumah itu kepada Shahzad, mengatakan bahwa Shahzad menyuruhnya untuk membiarkan bank mengambil rumahnya karena ia berutang begitu banyak, dan berencana untuk kembali ke Pakistan. Wallohu alam bi shawwab. (sa/aljazeera)
Lainnya (Arsip)
- Turki Kembali Menampar Israel
Rabu, 05/05/2010 16:01 WIB - Eropa, Belajarlah Dari Thomas de Maizière Soal Larangan Jilbab!
Rabu, 05/05/2010 13:15 WIB - Susahnya Mengharamkan Minuman Alkohol di Bahrain
Rabu, 05/05/2010 12:43 WIB - Kini Syiah Sudah Siap Memerintah Iraq
Rabu, 05/05/2010 10:36 WIB - Pejabat Tinggi NATO: Taliban Kekuatan yang Harus Diperhitungkan
Rabu, 05/05/2010 10:04 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




