Siaran Berbahasa Arab; Memangnya, Ada Orang Menonton?
Jika Anda kebetulan menghidupkan saluran televisi kabel, kemungkinan besar Anda akan sedikit terkejut mendapatkan begitu banyaknya saluran televisi kabel yang berbahasa Arab. Ada apakah ini?
Magda Abu-Fadhil—direktur pelatihan jurnalisme pada American University of Beirut—menunjuk ke sejumlah negara berkembang yang banyak menyiarkan saluran televisi berbahasa Arab ke menyebutkan bahwa hal itu merupakan "suatu yang sia-sia".
Saat ini, televise-televisi itu telah merambah Amerika Serikat, Britania Raya, Prancis, Rusia, Cina dan Turki. Selain kesulitan untuk menarik penonton, acara-acara ini ini juga diragukan apakah memberikan manfaat.
Bahkan asisten direktur untuk berita Arab di France 24 tampaknya tidak yakin. "Dengan revolusi teknologi sekarang ini, orang tidak lagi perlu diberi berita dari luar," katanya merujuk pada berita dan acara berbahasa Arab itu.
Biasalah, orang-orang Arab, buang-buang uang doang! (sa/albab)
Lainnya (Arsip)
- Komandan Senior Taliban Tertangkap di Karachi?
Selasa, 16/02/2010 14:14 WIB - Guncangan Lesbianisme Di Negeri Arab
Selasa, 16/02/2010 14:11 WIB - Saudi Menolak Larangan Valentine?
Selasa, 16/02/2010 14:04 WIB - Di Marjah, Pasukan NATO Kelimpungan Hadapi Perlawanan Taliban
Selasa, 16/02/2010 13:41 WIB - Resto Cepat Saji Mengganti Menu Halal, Umat Kristen Prancis Protes
Selasa, 16/02/2010 13:04 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




