Situasi Darurat di Jeddah, 24 Orang Tewas Akibat Banjir

Kamis, 26/11/2009 11:17 WIB Cetak |  Kirim

Gubernur Jeddah, Pangeran Mishaal bin Majid memerintahkan pembentukan tim darurat yang bertugas mengontrol situasi kota setiap 12 jam, menyusul banjir besar akibat hujan deras yang mengguyur Jeddah hari Rabu kemarin.

Hujan yang turun terus menerus selama dua jam dan dengan curah hujan sebesar 70 milimeter, seketika membuat kota Jeddah tergenang air. Ratusan rumah dan toko terendam oleh air yang mengalir deras seperti aliran sungai, menyebabkan sebagian warga di distrik Abraq Al-Raghama terpaksa naik ke atap-atap rumah mereka.

Korban pun berjatuhan. Laporan sementara menyebutkan, sedikitnya 24 orang tewas dan sejumlah orang luka-luka akibat banjir di Jeddah. Banjir diduga karena sistem drainase tidak berfungsi dengan baik, sehingga air meluap dan disertai sampah dan kotoran.

Di distrik Safa dan beberapa kawasan di Jeddah, listrik padam sejak pukul 14.00 waktu setempat. Perusahaan listrik Saudi, Saudi Electricity Company (SEC) banyak menerima laporan dan komplain dari warga yang mengeluh karena tak satupun orang dari SEC yang muncul sehingga mereka harus menggunakan lilin untuk penerangan. Sampai pukul 08.00 malam, listrik belum juga menyala.

Situasi kota Jeddah akibat banjir menjadi kacau. Pohon-pohon tumbang dan genangan air yang cukup tinggi menyebabkan lalu lintas terganggu dan menimbulkan kemacetan dimana-mana. Layanan Pertahanan Sipil kota Jeddah juga kewalahan menghadapi banjir. Mereka mengerahkan perahu-perahu karet dan sejumlah helikopter untuk menolong warga yang terperangkap banjir. Sejauh ini, layanan pertahanan sipil di Jeddah belum bisa memberikan keterangan berapa jumlah korban dan seberapa besar kerusakan yang terjadi akibat banjir.

Direktur Jenderal Urusan Kesehatan di Jeddah, Dr. Sami Badawood menyatakan departemen kesehatan sudah menetapkan kondisi darurat medis di Jeddah. Seluruh rumah sakit disiagakan untuk menolong dan menjadi tempat evakuasi para korban.

Pemerintahan kota Jeddah mengirimkan ratusan truk dan petugas untuk menangani jalan-jalan tergenang air cukup parah. Dalam satu hari kemarin, pemerintahan kota Jeddah menerima lebih dari 530 telpon yang melaporkan terjadinya banjir.Hampir seluruh jalan-jalan dan pemukiman di kota Jeddah terendam banjir.

Banjir juga menyebabkan perjalanan para jamaah haji yang akan menuju Makkah terhambat. Kendaraan yang mengangkut jamaah berusaha mencari rute alternatif ke kota Makkah dan ada yang terpaksa membatalkan perjalanannya, padahal mereka harus segera sampai ke Makkah dan menuju Arafah untuk wukuf. Semoga Allah Swt memberikan kesabaran, kekuatan dan kemudahan bagi para tamuNya agar bisa menunaikan rangkaian ibadah haji, meski harus terkendala banjir. (ln/arabnews)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG