Situs Web di Irlandia Serukan Penerapan Syariat Islam

Jumat, 12/03/2010 14:10 WIB | Arsip | Cetak

Sebuah situs internet atraktif di Irlandia menyerukan agar pemerintah Irlandia menerapkan Syariah Islam, sebuah seruan yang cukup kontroversial di tengah penduduk yang mayoritasnya beragama bukan Islam, seperti dilaporkan oleh situs "Erich Center" Irlandia pada hari Kamis kemarin (11/3).

Menurut situs "Erich Center", situs Dewan urusan Masyarakat Muslim yang beralamat di www.mpac.ie, setidaknya selama bulan Februari telah menarik pengunjung sebanyak 27 ribu orang baik dari kalangan Muslim maupun non-muslim.

Dalam editorial situs 'kontroversial' tersebut menyatakan bahwa penerapan syariah Islam di Irlandia adalah "sebuah tugas nasional" dan menambahkan: "Siapa yang bisa meragukan penerapan otoritas Allah di atas tanah Irlandia?"

Situs itu juga mengatakan bahwa mereka berusaha menghapus ketidakadilan, dekadensi moral, kebejatan moral, menegakkan keadilan, serta membentuk manusia pada penyembahan hanya kepada satu-satunya yang patut disembah, yang targetnya terbentuknya muslim yang seutuhnya.

Beberapa artikel yang terdapat dalam situs tersebut banyak menyerukan penerapan Syariah Islam dan salah satunya adalah menyerukan kepada para wanita Irlandia untuk menggunakan moral dalam berpakaian dan berhubungan dengan lawan jenis.

Juru bicara Dewan Urusan Masyarakat Muslim Irlandia Iam Egan, atau dikenal dengan nama lain "mujahid", menyatakan bahwa situs www.mpac.ie merupakan situs independen bukan berasal dari dewan imam Irlandia ataupun organisasi lainnya, dan dikelola oleh sekelompok relawan muslim dari penduduk Irlandia sendiri.

Namun melihat dari tampilan depan situs yang menampilkan logo Roya dan Liwa (bendera Laa Ilaha Illallah berwarna Hitam dan Putih), sepertinya situs tersebut berafiliasi ke gerakan Hizbut Tahrir.

"Dari perspektif agama, kami percaya bahwa kami mewakili posisi tren Islam di negeri ini .. Kami telah melihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah kunjungan situs kami," kata juru bicara situs tersebut.

Di Irlandia terdapat 50 ribu umat Islam, mereka mewakili 1 persen dari total penduduk Irlandia yang berjumlah hampir lima juta jiwa, menurut laporan statistik resmi.(fq/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang