Somalia Gawat Darurat
Presiden Somalia, Syarif Syeikh Ahmad, menyatakan bahwa negaranya berada dalam kondisi gawat darurat. Hal ini ia sampaikan kemarin malam di Mogadishu (22/06) dalam sebuah konferensi pers. “Hari ini, negara berada dalam situasi gawat daurat,” ujarnya.
Deklarasi ini sudah disetujui oleh parlemen. Ini karena kekisruhan yang terus-menerus terjadi tanpa henti. Saat ini, Al Syabab, kelompok militant menyatakan akan terus memerangi kekuatan asing yang memang bermain di Somalia.
Sebagian pihak dalam pemerintah Somalia tampaknya sama sekali tidak setuju jika Somalia menerapkan hokum Islam. Itu sebabnya mereka meminta bantuan negara-negara sekitar mereka seperti Dhibouti, Kenya dan Ethiopia untuk mengirimkan bantuan militer dalam rangka menumpas kekuatan Al Syabab.
Sebaliknya, Al Syabab, lewat Syeikh Ali Mohammad Rage mengatakan bahwa pihaknya juga tidak takut pada kekuatan asing. “Kami adalah para mujahidin, akan terus berjuang. Inilah bukti dari kegagalan pemerintahan yang ditunggangi oleh kekuatan asing.” Tandasnya.
Tidak disangkal lagi kalau AS dan Barat berdiri di belakang semua kekacauan yang sekarang terjadi di Somalia. Mereka menyatakan kalau Al Qaidah, kelompok yang mereka sebut teroris namun keberadaannya tidak pernah diketahui sampai saat ini, banyak beredar di Somalia.
Saat ini, tampaknya, dalam bentuknya yang lain, kekuatan asing ingin menjadikan Somalia seperti Iraq jilid kedua (sa/gn)
Lainnya (Arsip)
- Presiden Prancis Dukung Larangan Burka
Selasa, 23/06/2009 10:02 WIB - Shah Rukh Khan Menghina Nabi Muhammad?
Selasa, 23/06/2009 08:54 WIB - Penyair Jordan Dipenjara dengan Tuduhan Lecehkan Islam
Selasa, 23/06/2009 08:15 WIB - Moskow Adakan MTQ Internasional
Selasa, 23/06/2009 08:08 WIB - Bahaya Minuman Kola
Selasa, 23/06/2009 07:03 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




