Sopir Bis Sydney Paksa Muslimah Lepaskan 'Topeng'

Jumat, 24/07/2009 10:09 WIB | Arsip | Cetak

Kembali muslimah bercadar mengalami tindakan pelecehan dan diskriminasi. Seorang muslimah di Sydney Australia yang mengenakan jilbab serta cadar telah diminta melepaskan 'topengnya' oleh seorang sopir bis di Sydney, sewaktu dirinya akan naik kedalam bis tersebut. Menurut sang sopir, tindakan muslimah yang mengenakan cadar itu telah melanggar hukum dalam berkendaraan.

Muslimah kelahiran Australia ini - Khadijah Ouararhni-Grech, mengenakan jilbab dan cadar berwarna pink ketika dirinya mencoba untuk naik kendaraan HillBus di Merrylands Rd, Greystanes.

"Saya sedang akan masuk ke dalam bis, sopir bis mengatakan :"Kamu tidak bisa masuk ke dalam bis dengan menggunakan topeng seperti itu," kata Ouararhni-Grech kepada The Daily Telegraph.

Dia kemudian membalas ucapan sopir tersebut dengan sopan dengan mengatakan apa yang ia kenakan bukanlah topeng tapi cadar, namun sopir bis tersebut berkeras bahwa apa yang ia kenakan adalah menentang hukum.

Dia juga mengatakan bahwa banyak saksi yang melihat kejadian tersebut. "Saya katakan padanya bahwa itu bukan hukum dan dia membalas dengan mengatakan "Anda harus menunjukkan wajah anda kepada saya," kata muslimah tersebut menambahkan.

"Di bis itu banyak penumpang lain, ada seorang perempuan dengan bayinya yang juga kecewa dengan tindakan diskriminasi yang dilakukan kepada saya.

"Saya akan mengunjungi ibu saya. Saya lahir di Parramatta. Saya orang Maltese dan saya seorang Muslim karena saya memang memilih menjadi seorang Muslim.

"Saya katakan kepada sopir bis itu bahwa tidak ada perbedaan antara saya dan perempuan yang duduk disana yang memilih untuk tidak mengenakan apa yang saya kenakan."

Setelah berdebat panjang lebih dari lima menit, akhirnya sopir bis tersebut mengijinkan Ourarhni-Grech untuk masuk dan ikut dalam perjalanan bis itu.

HillsBus merupakan perusahaan bis swasta di Sydney, telah dikonfirmasi terhadap hasil investigasi kejadian pada hari Selasa lalu tersebut.

"Pada HillsBus kami akan menangani secara serius komplain yang dilakukan oleh pelanggan dan kami catat semua keluhan dari para pelanggan," kata seorang juru bicara HillsBus pada hari Kamis kemarin.(fq/nau)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang