Spanduk Melecehkan Nabi Muhammad Terpasang di Jalanan Norwegia
Surat kabar Norwegia "Berlingske" edisi online nya pada hari Ahad kemarin (21/2) mengutip pernyataan dari kepolisian Norwegia yang menyatakan bahwa mereka terpaksa harus menyingkirkan sebuah spanduk yang melecehkan dan menghina Nabi Muhammad yang melintang di jalan kota Bodo Norwegia.
Dalam spanduk yang dipasang di tengah jalan itu, pihak yang tidak bertanggung jawab yang memasang spanduk, mencoba menggambarkan nabi Muhammad yang digambarkan sedang membawa sebotol minuman alkohol dan pistol serta bersorban bom.
"Polisi yang sedang berpatroli mendapat informasi adanya hal tersebut, langsung menuju ke tempat kejadian," kata manajer operasi Avisa Nordland dari distrik polisi Salten.
"Kami belum mengambil tindakan apapun terhadap potensi yang bakal timbul akibat dari pemasangan spanduk yang melecehkan ini. Kami menyingkirkan spanduk ini dari jalanan lebih karena alasan keamanan, para pengemudi kendaraan bisa kehilangan fokus dan dapat mengakibatkan kecelakaan akibat spanduk yang dipasang di persimpangan jalan yang rawan ini."
Spanduk melecehkan nabi Muhammad di jalanan kota Bodo Norwegia, merupakan contih terbaru sebuah tantangan dari kebebasan berekspresi di Norwegia, setelah sebelumnya surat kabar Dagbladet dan gurp Facebook PST( polisi Norwegia) menampilkan kembali gambar babi yang bertuliskan Muhammad beberapa waktu yang lalu, yang sempat menimbulkan protes dan kerusuhan dari Umat Islam Norwegia. (fq/Berlingske)
Lainnya (Arsip)
- Sutradara Muslim Jerman: Orang Islam Pemalas!
Senin, 22/02/2010 18:04 WIB - Serangan Pasukan NATO Kembali Tewaskan Warga Sipil Afghan
Senin, 22/02/2010 15:08 WIB - Majalah Jerman: Unit "Kidon" Mossad Sebagai Tim Pembunuh Mabhuh
Senin, 22/02/2010 13:49 WIB - Ulama Al-Azhar Tolak Pengganti Adzan dengan Cahaya Lampu di Masjid Prancis
Senin, 22/02/2010 13:00 WIB - Ketika Kasim Memilih Berjihad
Senin, 22/02/2010 12:30 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




