Standar Ganda Belanda : Menghina Nabi Boleh, Mencela Holocaust Dapat Dituntut

Kamis, 03/09/2009 08:11 WIB | Arsip | Cetak

Sebuah organisasi Arab telah mengecam "standar ganda" yang diterapkan kantor jaksa penuntut umum Belanda yang telah membawa mereka ke pengadilan atas publikasi kartun Holocaust yang dianggap menyinggung Yahudi.

"Kartun ini adalah diskriminatif",kata jaksa penuntut terhadap sketsa di situs Liga Arab Eropa yang katanya menggambarkan holocaust Nazi hanya imajinasi dan isapan jempol kaum Yahudi.

"Ini adalah serangan kepada orang Yahudi sebagai sebuah kelompok," kata sebuah pernyataan.

Bulan lalu, kejaksaan Belanda memerintahkan supaya Liga Arab Eropa (AEL) untuk menghapus kartun tersebut dari situs web mereka atau mereka akan menghadapi tuntutan hukum.

Menurut temuan mereka (kejaksaan Belanda), gambar kartun itu dapat dituntut dengan hukuman, "karena menyinggung perasaan orang Yahudi berdasarkan ras atau agama."

Pada saat yang sama, kejaksaan Belanda telah mengumumkan mereka tidak akan menempatkan anggota parlemen sayap kanan Geert Wilders untuk diadili atas tindakan menyebarkan kartun Nabi Muhammad Denmark yang kontroversial di situsnya.

Hasil temuan mereka bahwa kartun tersebut tidak menghina umat Islam, atau menghasut kebencian, diskriminasi atau tindakan kekerasan untuk melawan umat Islam.

Standar Ganda

Liga Arab Eropa (AEL) yang semula menyetujui untuk menghapus kartun holocaust dari situs web mereka akhirnya memutuskan untuk memasukkan kembali kartun itu sebagai bentuk protes terhadap keputusan kejaksaan Belanda yang mereka gambarkan sebagai tidak adil dan sulit dipahami.

"Standar ganda sedang diterapkan," kata sebuah pernyataan di situs liga Arab Eropa, yang juga menyatakan bahwa mereka mendukung hak dari warga Arab dan komunitas Muslim di Eropa.

AEL mengatakan telah menggunakan kartun Holocaust ketika memulai sebuah kampanye pada bulan Februari 2006 untuk "menggambarkan moral ganda Barat selama kasus kartun Nabi Denmark."(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang