Standar Ganda Pengadilan Belanda?
Pengadilan Belanda akhinrya membebaskan sebuah komunitas bangsa Arab (Liga Arab Eropa) yang sebelumnya menerbitkan kartun tentang Yahudi. Kartun itu mempertanyakan kebenaran Holocaust yang banyak diagung-agungkan oleh bangsa Israel sebagai pengorbanan besar mereka di dunia.
Sebaliknya, Liga Arab-Eropa yang bercabang di Belanda mengatakan bahwa tindakan pemerintah Belanda sebelumnya itu merupakan standar ganda.
Kartun itu diterbitkan sebagai bentuk protes karena pemerintah Belanda sama sekali tidak melakukan tindakan apapun kepada Geert Wilders yang menerbitkan film “Fitna” yang amburadul dan jelas-jelas melecehkan Islam.
Pengadilan di Utrecht mengatakan kelompok itu sendiri tidak menyangkal tentang Holocaust.
Sebaliknya, komunitas Arab-Eropa ini menerbitkan kartun mereka dengan teks yang menjelaskan tujuannya.
"Kebebasan berbicara tidak perlu datang kedua kalinya dalam kasus ini. Adalah hak orang lain untuk bebas dari diskriminasi," kata pernyataan pengadilan.
"Hak dari Liga Arab Eropa untuk membuat pernyataan seperti itu harus dijamin, mengingat konteks tertentu dan tujuan dari kasus ini."
Ketegangan atas imigrasi Muslim ke Belanda meningkat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sejak pembunuhan pembuat film kontroversial Theo van Gogh di tahun 2004. Ditambah kemudian oleh Geert Wilders yang benar-benar membenci Islam. (sa/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Mau Apalagi Di Palestina, George Mitchell?
Jumat, 23/04/2010 08:50 WIB - UAE Lakukan Operasi Jaring Hidup Selibat
Jumat, 23/04/2010 08:50 WIB - Goldstone Kecam Rabbi Afrika Selatan
Jumat, 23/04/2010 08:21 WIB - Emirat: Iran Sama Busuknya dengan Israel
Jumat, 23/04/2010 07:49 WIB - Modernisasi Dan Reformasi, Syaikh Gamdi?
Jumat, 23/04/2010 05:29 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




