Stimulus AS; Pertaruhan Reputasi Obama

Selasa, 10/02/2009 11:54 WIB | Arsip | Cetak

Dua pekan setelah Barack Obama memutuskan untuk mengeluarkan stimulus pemulihan ekonomi AS sebesar $819 milyar, realisasi program ini tersendat. Sampai saat ini, dana ini belum juga turun, dikarenakan memang tidak adanya talangan dana sebesar itu.

Obama pun kelihatan ketar-ketir. Ia mendesak Kongres agar segera memberi lampu hijau pada rencana stimulus ini. "Penundaan hanya membuat ekonomi AS semakin buruk!" tandasnya dalam konferensi pers. Walaupun telah mendapat persetujuan dari Blue Dog Coalition, dan Senat pun juga akhirnya ikut dengan kebijakan Obama, namun kenyataannya, anggota Senat tidak serta merta langsung mengucurkan dana.

Saat ini Senat masih berkutat dalam diskusi yang alot. Voting yang dilakukan menghasilkan suara 61 melawan 36. Adanya ketidaksetujuan ini menunjukan kondisi bahwa tidak semuanya pihak di AS setuju dengan keputusan Obama ini. Jika saja dalam waktu dekat ini anggaran dana stimulus ini tidak segera keluar, maka Obama, mengeluarkan 'ancaman', ekonomi AS akan mengalami krisis dalam waktu 60 tahun ke depan. Sekadar gambaran, untuk bulan Januari saja, sebanyak 600.000 orang diberhentikan kerja dan menambah jumlah pengangguran di negeri itu.

Dalam waktu beberapa hari ini, Obama telah terjun langsung ke beberapa negara bagian AS seperti Fort Myers, Florida, Peoria, Illinois dan lainnya, untuk meminta dukungan kepada rakyat dan para pejabat AS. Alasan yang membuat rencana stimulus ini tidak berjalan lancar adalah AS sama sekali tidak mempunyai dana cash sebanyak itu, dan antara Gedung Putih dan Senat masih tidak sejalan tentang penggunaan dana itu. Ditambah lagi negara-negara Eropa enggan memberikan dana talangan untuk rencana ini.

Rencana stimulus ini, tak pelak, menjadi pertaruhan reputasi Obama di awal karirnya. (sa/bbc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang