Kajian Universitas AS: Muslim Itu Bukan Teroris!

Kamis, 07/01/2010 14:55 WIB | Arsip | Cetak


Muslim itu teroris? Muslim itu berbahaya? Tidak! Saat ini, memang slogan-slogan yang menyatakan seperti itu begitu marak, terutama di Amerika. Namun ternyata ancaman teroris oleh Muslim saat ini terlalu dibesar-besarkan, berdasarkan penelitian yang dirilis Rabu (8/01) oleh para peneliti di Universitas Duke dan Universitas North Carolina di Chapel Hill.

"Organisasi-organisasi Muslim Amerika dan sebagian besar individu yang kami wawancarai dengan tegas menolak ideologi ekstremis radikal yang membenarkan penggunaan kekerasan untuk mencapai tujuan-tujuan politik," David Schanzer, associate professor di Duke's Sanford School of Public Policy dan direktur Segitiga Pusat Terorisme dan Keamanan, mengatakan.

Muslim-Amerika melaporkan bias anti-Muslim dari media maupun dari interaksi hari ke hari. "Sementara Muslim-Amerika mengerti dan mendukung kebutuhan untuk meningkatkan keamanan dan kontraterorisme inisiatif, mereka percaya bahwa sebagian dari upaya-upaya ini bersifat diskriminatif, dan mereka marah bahwa Islam-Amerika berdosa menanggung dampak kebijakan tersebut." Ujar studi tersebut.

Sebaliknya, menurut studi itu, selama ini umat Islam lah yang banyak melakukan pelayanan sosial, mempromosikan pendidikan, penegakan hak-hak sipil, dan terus mengampanyekan agama dan kepercayaan. Seperti kita tahu, sekarang ini Amerika banyak dihantam oleh berbagai peristiwa mulai dari krisis ekonomi, pendidikan sampai maraknya kaum ateis.

Studi ini dilakukan selama dua dua tahun dan melibatkan wawancara lebih dari 120 Muslim di empat komunitas yang berbeda di seluruh negeri - Seattle, Washington; Houston, Texas; Buffalo, New York; dan Raleigh-Durham, North Carolina. Studi ini didanai oleh hibah dari Departemen Kehakiman. (sa/cnn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang