Sudan dan Chad Menyepakati Perdamaian di Doha

Jumat, 01/05/2009 14:16 WIB | Arsip | Cetak

Qatar kembali menjadi juru damai bagi Sudan. Setelah beberapa bulan lalu menjadi mediator antara pemerintah Sudan dengan kelompok pemberontak yang berada di Darfur, kali ini upaya yang dilakukan adalah mewujudkan perdamaian antara Sudan dengan negara tetangganya Chad.

Menteri Luar Negeri Qatar, Ahmed bin Abdullah Al-Mahmoud yang memimpin jalannya perundingan ini mengatakan, bahwa fungsi Qatar dalam hal ini adalah sebagai perantara perundingan hingga terwujudnya sebuah kesepakatan damai yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Pemerintah Sudan yang diwakili oleh Tijani Sholeh Fidail yang menjabat sebagai Menteri Kerjasama Internasional Sudan dalam jumpa persnya mengatakan, bahwa kegagalan perjanjian damai yang berlangsung pada masa lalu memberikan isyarat adanya semangat perdamaian. "Kegagalan itu menjadi bahan evaluasi untuk mencapai perdamaian yang sejati", jelas Fidail.

Fidail kemudian menambahkan, pembicaraan yang berlangsung Kamis (30/4) kemarin dengan pihak Chad di Doha telah memperjelas semuanya. "Dengan demikian kami menjadi paham, langkah apa yang harus ditempuh oleh masing-masing pemerintah. Terkhusus batas teritorial kedua negara yang dibahas cukup serius, karena awal mula gesekan terjadi dipicu oleh sengketa perbatasan", lanjutnya.

Dialog perdamaian Sudan-Chad ini sendiri sudah berlangsung sejak Rabu (29/4) kemarin, dan membahas perkembangan dari kesepakatan damai yang dilakukan sebelumnya dan terus mencari segala kemungkinan, agar kesepakatan dapat berlanjut ke tahap yang lebih permanen.

Disamping Qatar, negara Libia juga turut andil dalam mewujudkan kesepakatan damai tersebut, hal ini sebagai wujud tanggungjawab Libia yang pemimpinnya kini tengah diamanahi sebagai ketua Uni Afrika.

Perdamaian Sudan-Chad sendiri sejauh ini berjalan labil, disamping sengketa perbatasan, sikap saling tuduh antar pemimpin kedua negara turut memperburuk hubungan kedua negara. Semua ini merupakan imbas dari konflik berkepanjangan yang terjadi di Darfur. Sudan menuduh Idris Debi, Presiden Chad mendukung penyerangan para pemberontak ke ibukota Khourtum yang terjadi pada tanggal 11 Mei tahun lalu. Sejak saat itu hubungan kedua negara Afrika tersebut terus memburuk. (alj/sn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang