Sulitnya Menikah di Saudi

Jumat, 15/01/2010 07:19 WIB | Arsip | Cetak


Inilah undang-undang terbaru di Saudi Arabia, dan semakin hari semakin mendekati produk-produk dari Barat.

Baru-baru ini, Saudi menggodok sebuah undang-undang yang menetapkan usia minimal 18 tahun bagi mereka yang akan menikah, terutama untuk kaum perempuan.

Keputusan ini jelas mendapatkan penentangan dan perlawanan dari pemuka agama dan elemen-elemen tradisionalis. Jika jadi diterapkan, maka ini artinya Saudi akan semakin mempersulit prosedur untuk menikah.

Sebenarnya ini isyu lama, namun kini semakin mendekati garis final diputuskan.

Saat ini saja, pemuda-pemuda Saudi diberitakan sulit sekali untuk menikah dengan berbagai macam syarat. Menurut para pemuka agama dan elemen tradisionalis lainnya yang menentang keputusan ini, undang-undang batas usia menikah ini akan semakin menjerumuskan pada pemudanya ke jurang perzinahan.

Apalagi ditambah dengan kemajuan terknologi, yang tentunya bukan merupakan halangan bagi para pemuda Saudi yang kaya-kaya. Juga itu artinya Saudi melupakan ketentuan dalam Islam yang menganjurkan pernikahan di usia dini.

Nah, pikirkan lagi, Saudi! (sa/albab)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang