Suriah Serukan Negara Barat Memeriksa Senjata Nuklir Israel

Pemimpin Suriah mengatakan negara-negara Barat harus memeriksa senjata nuklir Israel, bukan malah menolak hak Iran menggunakan energi nuklir untuk tujuan damai.
"Kami sepakat bahwa setiap negara memiliki hak untuk mengembangkan energi nuklir damai, dan kami akan membebaskan wilayah kami dari semua senjata pemusnah massal," kantor berita resmi Suriah di Sanaa mengutip pernyataan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang mengatakan hal itu dalam pertemuan dengan Presiden Abdullah Gul di Istanbul.
"Suriah berpendapat bahwa masyarakat internasional harus memulai untuk memeriksa senjata nuklir Israel," tambah al-Assad.
Israel - diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah - dalam hal ini Iran dituduh memiliki senjata nuklir dan barat memaksa Iran harus menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), karena mengembangkan senjata atom.
Iran telah membantah tuduhan tersebut, mengatakan senjata nuklir tidak memiliki tempat dalam doktrin politik negara dan agama mereka.
Pemimpin Suriah dan Turki untuk selanjutnya menyerukan sebuah solusi diplomatik untuk masalah nuklir Iran.
"Setiap kesepakatan politik harus didasarkan pada hukum internasional," kata al-Assad.
Turki dan Suriah telah menentang sanksi baru terhadap Teheran atas program nuklir mereka seperti yang diminta oleh Amerika Serikat.(fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Pasukan NATO Kembali Bantai 10 Warga Sipil Afghan
Senin, 10/05/2010 08:26 WIB - Turki Tutup Sementara Pantai Nudis
Senin, 10/05/2010 08:16 WIB - Apa Pentingnya Mewawancarai Penyanyi Paling Populer Di Israel Itu, Ali?
Minggu, 09/05/2010 20:11 WIB - Ratusan Al-Quran Dibakar di Sebuah Masjid Sunni di Yaman
Minggu, 09/05/2010 08:12 WIB - Delapan Muslim Masuk dalam Parlemen Baru Inggris
Minggu, 09/05/2010 07:43 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




