Sutradara AS: Hapus Sistem Kapitalisme !

Rabu, 30/09/2009 14:35 WIB | Arsip | Cetak

Sutradara kondang asal AS, Michael Moore menngkritik sistem kapitalisme dalam film terbarunya "Capitalism: A Love Story". Dalam film yang penayangan perdananya dilakukan di festival film Venice, Italia ini, Moore mengibaratkan kapitalisme sebagai sebuah sistem perekonomian yang jahat yang hanya menguntungkan orang-orang kaya dan menyengsarakan orang-orang miskin.

"Kapitalisme itu 'evil' dan Anda tidak bisa mengatur kejahatan. Anda harus menghapusnya dan menggantikannya dengan sistem yang lebih baik untuk semua orang," demikian kesimpulan dari film terbaru Moore.

Moore menggambarkan kelompok penjahat dalam sistem kapitalisme itu adalah bank-bank besar, perusahaan-perusahaan investasi yang mengelola dan mempertaruhkan uang milik para investor dalam bisnis yang kompleks dan beresiko tinggi, bahkan bisnis perjudian, serta perusahaan-perusahaan yang memecat ribuan karyawannya meski perusahannya meraup keuntungan.

Dalam filmnya, Moore juga mengkritik hubungan yang tidak sehat antara bank-bank besar dengan para politisi serta para pejabat kementerian keuangan di AS sehingga berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah selalu berpihak pada kepentingan segelintir orang di Wall Street dan bukan untuk kepentingan masyarakat luas.

"Esensinya, kita memiliki undang-undang yang menyatakan bahwa 'perjudian' itu ilegal. Kita memberi peluang pada Wall Street untuk melakukan itu dan mereka telah mempermainkan uang milik orang banyak ke usaha-usaha derivatif yang gila," ujar Moore mengomentari filmnya di hadapan para pecinta film di Venice.

Tak tanggung-tanggung, dalam film terbarunya Moore melibat para pendeta yang berani mengatakan bahwa kapitalisme itu anti-Kristen karena gagal menyejahterakan orang-orang miskin. "Kita membutuhkan lebih dari sekedar regulasi. Kita memerlukan struktur yang berbeda dari kapitalisme untuk menciptakan sebuah sistem keuangan, membuka lapangan kerja dan menghidupkan dunia usaha," sambung Moore.

Lebih jauh, Moore mengingatkan negara-negara di seluruh dunia untuk tidak mengikuti sistem politik dan perekonomian yang dianut AS. Michael Moore adalah salah seorang sineas AS yang vokal mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintahan AS, salah satunya kebijakan perang Irak yang dikobarkan Presiden George W. Bush. Salah satu filmnya yang fenomenal adalah Fahrenheit 9/11 yang berlatar belakang tentang serangan 11 September 2001 di AS. (ln/iol/mol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang