Sutradara Jerman-Turki: Saya Boikot Swiss
.jpg)
Seruan boikot terhadap Swiss terkait hasil referendum yang melarang pembangunan menara masjid di negeri itu makin meluas. Sutradara keturunan Jerman-Turki, Fatih Akin menyatakan ikut memboikot Swiss sebagai bentuk protes atas larangan tersebut.
"Referendum itu bertentangan dengan apa yang saya pahami tentang humanisme, toleransi dan keyakinan saya tentang kehidupan yang harmonis antara manusia yang berasal dari beragam latar belakang, ras dan agama," kata Akin dalam surat terbuka yang ditulisnya.
Ia juga mengatakan bahwa ia lahir dari keluarga Muslim dan kedua orangtuanya tidak pernah menganggap menara masjid sebagai simbol poilitik Islam tapi semata-mata hanya sebagai pelengkap arsitektur tempat ibadah mereka. "Saya pribadi merasa terpengaruh dengan referendum itu. Itulah sebabnya saya menyatakan tidak mau berkunjung ke Swiss dan memutar film-film saya di sana," tukas Akin.
Akin rencananya akan memutar film komedi besutannya berjudul "Soul Kitchen" di Zurich pada tanggal 16 Desember mendatang. Film itu memenangkan penghargaan khusus para juri dalam Festival Film Venice bulan September kemarin.
Seruan boikot Swiss juga disampaikan seorang menteri Turki yang menyerukan agar umat Islam menarik semua dananya yang disimpan di bank-bank Swiss sebagai bentuk protes terhadap larangan menara masjid. (ln/iol/yn)
Lainnya (Arsip)
- Tiga Orang Menteri Tewas di Somalia
Jumat, 04/12/2009 09:10 WIB - Kardinal Katholik: Kaum Gay Tidak Akan Masuk Surga!
Jumat, 04/12/2009 08:58 WIB - Johnson, Gorbachev, dan Obama
Jumat, 04/12/2009 07:10 WIB - Harga Mahal Perang Iraq, Mr. Bush!
Jumat, 04/12/2009 06:16 WIB - Taliban Menakutkan? Kata Siapa?
Jumat, 04/12/2009 05:21 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




