Syaikh Al-Azhar: Yang Menghina Sahabat Nabi bukan Islam

Dr. Muhammad Sayid Tantawi, Syaikhul Azhar menyatakan bahwa dirinya meyakini bahwa menghina dan mencela salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW secara sengaja adalah diluar Islam.
Menurut surat kabar Mesir "Al-Yaumu Sabt" mengutip pernyataan pimpinan lembaga tertingi otoritas keagamaan Sunni tersebut menyatakan bahwa dirinya telah mengkonfirmasikan, dia akan meminta kepada para ulama-ulama Al-Azhar serta lembaga penelitian Islam Al-Azhar untuk mendukung rekomendasi tersebut.
Syaikh Tantawi berkata dalam pembukaan konferensi tahunan yang ke empat belas dari Majma Buhuts Al-Islami - lembaga riset Islam Al-Azhar: "Tidak bisa diterima ada orang yang menghina dan mencela salah satu sahabat Nabi. Dan konferensi ini diadakan untuk membahas kedudukan sahabat Nabi Radiallahu Ajmain dalam kaca mata Islam berdasarkan Al-Quran dan Sunnah."
Tujuan dari konferensi yang bertajuk "Ashahabatur Rasul SAW" (Para Sahabat Nabi Muhammad SAW) untuk mengkaji kedudukan sahabat Nabi dalam Islam serta menolak kecaman serta serangan Syi'ah terhadap para sahabat, yang dipaparkan oleh berbagai ulama dari dalam Mesir sendiri maupun dari luar negeri.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Polisi Dubai kepada Kepala Mossad: Jadilah Laki-laki Bertanggung Jawab
Minggu, 28/02/2010 06:07 WIB - Konferensi Mesir Bahas Fitnah Syi'ah terhadap Sahabat Nabi
Minggu, 28/02/2010 05:46 WIB - Sepuluh Raja dan Pemuka Afrika Masuk Islam "di Tangan" Qadzafi
Sabtu, 27/02/2010 16:11 WIB - Polisi Dubai Miliki Bukti "DNA" Pembunuh Mabhuh
Sabtu, 27/02/2010 05:46 WIB - Surat Kabar Denmark Meminta Maaf atas Kartun Melecehkan Nabi
Sabtu, 27/02/2010 05:32 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




