Syaikh Anwar Al-Awlaqi Serukan Jihad Melawan AS

Ulama Muslim kelahiran Amerika Syaikh Anwar Al-Awlaqi menyerukan jihad untuk melawan Amerika, dan ia mengklaim bahwa "Amerika adalah penjahat", pernyataan ini ia sampaikan dalam sebuah pesan audio terbaru yang diperoleh oleh CNN hari Rabu kemarin (17/3).
"Dengan invasi Amerika ke Irak dan kemudian Amerika melanjutkan agresi terhadap umat Islam, saya tidak bisa menyatukan diri, antara tinggal di AS dan menjadi seorang Muslim, dan saya akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa jihad melawan Amerika adalah fardhu ain sama seperti fardhu ain bagi setiap Muslim lainnya, "katanya dalam rekaman yang berdurasi kurang lebih 12 menit.
Anwar Al-Awlaqi diyakini saat ini bersembunyi di bukit selatan Yaman dengan perlindungan dari suku keluarganya yang sangat kuat.
CNN tidak bisa mengotentikasi rekaman tersebut sebagai suara Al-Awlaqi, tetapi salah satu sumber mengatakan kepada CNN bahwa mereka meyakini suara di rekaman itu adalah dirinya dan rekaman tersebut adalah asli.
Suara Al-Awlaqi dalam rekaman tersebut terukur dan sangat jelas, saat ia bersuara seperti seorang pengkhotbah. Dia menyampaikan pesan kepada muslim Amerika dengan sebuah pesan provokatif:
"Untuk kaum muslimin di Amerika, saya telah mengatakan hal ini: Bagaimana nurani Anda memungkinkan Anda untuk hidup berdampingan secara damai dengan suatu negara yang bertanggung jawab atas tirani dan kejahatan yang dilakukan terhadap saudara-saudara anda sendiri? Bagaimana Anda dapat memiliki kesetiaan kepada pemerintah yang memimpin perang melawan Islam dan umat Islam? "
Menurut pejabat intelijen AS, Al-Awlaqi memiliki pengaruh dan jangkauan luas - terutama di internet dengan umat Muslim yang berbahasa Inggris - dan terbukti hal ini masih sangat ampuh.
Para pengamat percaya bahwa Al-Aulaqi, yang lahir di Amerika Serikat sebelumnya telah menghubungi Nidal Hassan melalui e-mail, Nidal Hassan sendiri telah menewaskan 13 tentara AS dengan menembak mereka di pangkalan militer Texas bulan November tahun lalu. Al-Awlaqi Juga diyakini terhubung dengan Umar Faruq Abdul Muthalib (23 tahun), yang mencoba untuk meledakkan pesawat AS yang datang dari Amsterdam, sebelum mendarat di Detroit, pada malam liburan Natal akhir tahun lalu.(fq/cnn)
Lainnya (Arsip)
- Jenderal Petraeus: Situasi Palestina Mempengaruhi Pasukan Kami
Kamis, 18/03/2010 16:14 WIB - Rachel Corrie Diabadikan Sebagai Nama Jalan di Ramallah
Kamis, 18/03/2010 15:41 WIB - Spiegel: Arab Saudi, Sekutu Baru Israel di Kawasan Teluk
Kamis, 18/03/2010 14:47 WIB - Wilders Mencoreng Muka Belanda Di Dunia Internasional
Kamis, 18/03/2010 14:00 WIB - Rabbi Weiss: Pembukaan Sinagog Di dekat Masjid Al-Asha Tidak Berdasar
Kamis, 18/03/2010 13:47 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




