Syaikhul Azhar Menguraikan 12 Langkah untuk Mencapai Tuntutan Revolusi
Imam Agung Al-Azhar, Dr Ahmad Al-Thayyib, menyampaikan pidato menandai peringatan revolusi 25 Januari Mesir, yang menyerukan kepada semua orang untuk menjaga persatuan dan kesatuan seperti yang mereka amati hari ini.
Pidato yang disampaikan oleh Dr Hassan El Syafii, penasihat Syaikhul Azhar, menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk meletakkan dasar negara hukum dan demokratis adalah mempertahankan kesatuan.
Dalam pernyataannya ia menyerukan kepada partai-partai politik Mesir untuk menjalin semangat kompromi dan inklusif ketika mereka bergerak ke depan untuk rancangan konstitusi negara berikutnya.
Dalam pidato tersebut, Syaikh Al-Thayyi menguraikan 12 langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan revolusi:
- Menjaga semangat Tahrir Square, yang diwujudkan selama 18 hari revolusi, yang telah mengubah jalannya sejarah Mesir dan semua rakyat bersatu.
- Mewujudkan kesepakatan nasional mengenai tujuan revolusi.
- Membentuk pemerintah nasional yang akan bekerja tanpa dominasi, hegemoni, pengecualian, atau bias.
- Mengakhiri semua pengadilan militer untuk warga sipil dan melepaskan semua tahanan politik.
- Menyidangkan semua orang yang harus bertanggung jawab dalam kerusuhan dengan cepat dan adil.
- Memenuhi hak-hak keluarga dari mereka yang mati dan terluka dengan perawatan pengobatan, kompensasi.
- Membangun lembaga negara yang demokratis dan menyelesaikan transfer kekuasaan tanpa penundaan.
- Menghormati hasil pemilihan umum yang bebas dan adil dan mendorong kerjasama antara pemuda revolusi dan semua pihak yang terpilih.
- Menghilangkan kebijakan represif dan korupsi dan membangun ekonomi yang kuat.
- Mewujudkan Mesir kembali untuk perannya sebagai kekuatan regional dan berkontribusi positif terhadap politik internasional.
- Mengembalikan tentara untuk perannya dalam menjaga perbatasan Mesir dan keamanan nasional.
- Memanfaatkan energi para pemuda revolusi dalam menangani keterbelakangan, kemiskinan, penyakit dan kebodohan, yang memungkinkan Mesir untuk maju dalam politik, ekonomi dan moral.(fq/bikyamasr)
Lainnya (Arsip)
- Aleg Partai Wasat Luncurkan Serangan Terhadap Saad Al-Katatny dari Ikhwan
Jumat, 27/01/2012 09:43 WIB - PBB: Senjata Libya Telah Jatuh ke Tangan Boko Haram dan Al-Qaidah Afrika Utara
Jumat, 27/01/2012 09:04 WIB - Zahhar: Dewan Syura Akan Memilih Pimpinan Hamas Berikutnya
Jumat, 27/01/2012 08:55 WIB - Salafi Yaman Lakukan Serangan Balasan, Belasan Pemberontak Syiah Tewas
Jumat, 27/01/2012 08:23 WIB - AS Desak Mesir untuk Cabut Larangan Perjalanan Terhadap Staf LSM Asing
Jumat, 27/01/2012 08:14 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



