Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab

Selasa, 09/02/2010 19:43 WIB | Arsip | Cetak

Seorang dosen di Arab dipecat begitu saja karena meminta mahasiswa-mahasiswanya di sebuah universitas swasta di Bahrain untuk mengheningkan cipta selama satu menit sebagai penghormatan kepada mantan presiden Irak Saddam Husain.

Administrasi universitas memecat dosen tersebut setelah para mahasiswa Bahrain dan Kuwait mengeluhkan permintaan itu, begitu laporan harian Al Ayam dari Bahrain beberapa jam yang lalu.

Sang dosen yang mengajar ilmu politik diduga meminta mahasiswanya untuk memberikan perhatian terhadap " pahlawan bangsa (Arab)." Namun kemudian, beberapa mahasiswa mengajukan kepada rektor universitas untuk mengadakan penyelidikan atas insiden itu.

Saddam menjadi tokoh kontroversial di Bahrain dan beberapa negara Arab lainnya. Seperti diketahui, hari eksekusi kematiannya di tiang gantungan, tepat sehari sebelum hari raya Idul Adha. Bagi sejumlah pengamat, pemilihan waktu eksekusi yang menjelang hari suci umat Islam itu mengandung pesan pelecahan terhadap umat Islam, sekaligus peringatan bagi pemimpin Muslim agar tunduk pada kemauan Amerika Serikat.

Kelompok Hamas Palestina menilai eksekusi terhadap Saddam sebagai "pembunuhan politis" dan melanggar hukum internasional. "Eksekusi terhadapnya ... adalah pembunuhan politis yang melanggar hukum internasional yang ditujukan untuk melindungi para tawanan perang," kata jurubicara Hamas, Fawzi Barhum, ketika itu.

Dan sekarang, bahkan hanya untuk menghormati jasa-jasanya kepada rakyat Muslim Iraq, tak lagi pernah dibebaskan di tanah Arab. Malang benar. (sa/gulfnews/hkmh)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta

Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…


Aksi Cepat Tanggap

ACT Bantu Korban Banjir Tangerang

Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...

BNI Syariah Serahkan Beasiswa Lagi
Komitmen BNI Syariah dalam mencerdaskan anak bangsa dan mengembangkan pendidikan nasional serta perwujudan program Manajemen Syukur, BNI Syariah menyerahkan beasiswa kepada 7 ...


Peluang