Tak Bakal Menang di Afghanistan

Rabu, 24/02/2010 13:35 WIB | Arsip | Cetak

Jajak pendapat di Inggris mayoritas tidak menyakini Inggris akan memenangi perang di Afghanistan. Pasukan Inggris dari Battalion I, yang terkenal dengan 'The Royal Welsh' kini terus menapaki perang di Afghanistan, dan menghadapi pejuang Taliban yang berada di Helmand. Diantara 15.000 pasukan Nato, terdapat 1.000 pasukan Inggris, yang sekarang tergabung dalam operasi 'Mushtarak'.

Sebanyak 64 persen rakyat Inggris, mereka berpikir dan menyakini pasukan Inggris, tidak memenangi perang. Jajak pendapat yang diselenggarakan BBC itu, menunjukkan lebih dari 69 persen, rakyat Inggris memberikan pandangan yang negatif terhadap pemerintahanya, yang dinilai tidak memberikan dukungan yang cukup bagi pasukan Inggris yang sekarang ini berlaga di Afghanistan. Hanya 27 persen rakyat Inggris,yang bersimpati kepada pemerintaha, dan menganggap pemerintah Inggris serius. Jajak pendapat yang dilakukan BBC itu, melalui sampel yang sifatnya acak dari 1.004 responden, yang menyebar di wilayah Inggris, Skolandia, dan Wales.

Pengumpulan data yang mulai dilakukan sejak 19-20 Februari 2010, lebih dari 1.000 pasukan Inggris, yang terlibah dalam operasi Mushtarak, yang menjadi bagian dari 15.000 pasukan Nato itu, terlibat dalam offensive militer ke Helmand, yang sampai sekarang belum berhasil memenangkan perang. Pasukan Nato yang jumlahnya mencpai 35.000 itu, mendapatkan perlawanan yang sengit dari pejuang Taliban.

Sejak agresi militer yang dilakukan AS ke Afghanistan, tahun 2001, yang mendapatkan dukungn dari pasukan Nato, di mana perang itu, mengakibatkan tewasnya 263 tentara Inggris. Dalam pidatonya di Konferensi Internasional, yang dihadiri dari 70 negara itu, Perdana Inggris, Gordon Brown, menegaskan pertengahan tahun 2011, merupakan batas waktu perang di Afghanistan, jelasnya.

Sebaliknya, 63 persen rakyat Inggris, menyetujui penarikan pasukan Inggris di tahun 2010, dari perang di Afghanistan. Ini bersamaan dengan pemilihan umum yang akan berlangsung di Inggris. (m/bbc).

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang