Takut PLTA Kembali Diserang, Rusia Terapkan Keamanan Ketat di Kaukasus

Rusia telah memutuskan untuk mengambil langkah-langkah keamanan yang ketat pada instalasi energi di Kaukasus Utara dalam rangka mengantisipasi serangan baru yang diluncurkan oleh kelompok perlawanan Chechnya.
Presiden Rusia Dmitry Medvedev, Wakil Perdana Menteri, pengawas sektor energi bahan bakar dan Igor Sechin telah menyiapkan suatu sistem terpadu untuk memantau instalasi energi di Kaukasus Utara.
Medvedev menjelaskan bahwa adanya kebutuhan untuk merehabilitasi PLTA Paksenskaya sesegera mungkin setelah serangan itu, yang menjadi target serangan pada hari Rabu lalu, menurut kantor berita Novosti Rusia.
Sebuah sumber keamanan Rusia menunjukkan bahwa kekuatan keseluruhan pengeboman, yang terjadi kemarin di stasiun pembangkit listrik tenaga air, "Backsainscia" di Republik Kabardino - Balkar telah melebihi 10 kilogram bahan peledak TNT.
Empat bom meledak kemarin di stasiun pembangkit listrik tenaga air, "Backsainscia" yang terletak di Republik Kabardino.
Sejauh ini, pihak berwenang Rusia telah dapat menentukan identitas pembom, di tengah kemungkinan tinggi bahwa serangan itu terkait dengan apa yang terjadi di wilayah Chechnya yang 'dijajah' oleh Rusia.
Lainnya (Arsip)
- Inggris Akui Gunakan Senjata Kimia di Irak
Jumat, 23/07/2010 15:29 WIB - Kuwait Cemas, Penduduk Asli Telah Menjadi Kelompok Minoritas
Jumat, 23/07/2010 15:29 WIB - Israel Sebarkan Kapal Perang Mereka Untuk Cegat Kapal Bantuan Gaza
Jumat, 23/07/2010 13:51 WIB - Turki Berhasil Ciptakan Pesawat Pengintai Tanpa Perlu Bantuan Israel
Jumat, 23/07/2010 12:59 WIB - Dua Organisasi Muslim Kanada Siapkan Pelayaran ke Gaza
Jumat, 23/07/2010 12:57 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




