Takut Sergapan Taliban, Pasukan Inggris Rancang Seragam Khusus

Departemen Pertahanan mengatakan bahwa tentara Inggris akan mendapatkan seragam baru, dalam upaya mereka untuk meningkatkan metode penyamaran dan kamuflase di Afghanistan.
Hal ini diadopsi oleh Departemen Pertahanan dari hasil kajian yang komprehensif mengenai geografi Afghan menggunakan komputer canggih untuk menghasilkan seragam yang "cocok" untuk kondisi Afghan, seragam baru ini dinamakan "model seragam multi-medan", yang merupakan pertama kalinya Departemen Pertahanan menggunakan model seragam seperti itu sejak tahun 1968.
Seragam tersebut dirancang dengan model baru dalam waktu enam bulan, diklasifikasikan menurut departemen pertahanan sebagai "kebutuhan mendesak untuk operasi militer," seperti dilaporkan BBC.
Dirancang secara khusus untuk seragam tentara yang akan ditempatkan di provinsi Helmand, setelah meningkatnya tentara Inggris yang tewas oleh serangan Taliban di wilayah tersebut.
Setidaknya lebih dari 100 tentara Inggris tewas selama tahun 2009 dan merupakan tahun yang paling mematikan bagi pasukan Inggris yang ada di Afghanistan, menurut laporan statistik resmi.
Bob Oenzort dari kementerian pertahanan Inggris mengatakan: "Seragam baru yang dirancang khusus tersebut, dibuat khusus untuk para prajurit agar bisa bersembunyi dan berkamuflase dengan geografi Afghan sehingga Taliban tidak bisa melihat mereka secara kasat mata."
Ia juga menegaskan pelaksanaan proyek pembuatan seragam baru itu telah mengambil sejumlah foto udara dan tanah dataran di Afghanistan, sehingga seragam yang dibuat akan dapat menyerupai warna yang paling sesuai untuk daerah Afghan.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan - pakaian ini akan digunakan dalam salah satu tim yang akan mulai beroperasi di Afghanistan pada Maret 2010 nanti.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Takut Pada Yahudi, Mr. Carter?
Selasa, 22/12/2009 07:27 WIB - Amerika Ramai-Ramai Berhenti Kecanduan Facebook
Selasa, 22/12/2009 05:53 WIB - Tiger Woods: Person of The Year
Selasa, 22/12/2009 05:27 WIB - Dubes Israel: "Virus Pelecehan" Terhadap Israel Menyebar Luas di Inggris
Senin, 21/12/2009 17:03 WIB - Mursyid Ikhwan yang Baru Tengah Dipilih
Senin, 21/12/2009 16:08 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




