Taliban Ancam Paus Untuk Segera Hentikan Pemurtadan di Afghanistan

Jumat, 08/05/2009 11:37 WIB | Arsip | Cetak

Dalam sebuah pernyataannya Kamis kemarin yang tercantum dalam situs resmi mereka, Taliban mengancam akan melakukan sebuah tindakan 'kasar' jika Paus Benedictus XVI tidak segera mencegah dan menghentikan tindakan pemurtadan yang dilakukan di Afghanistan.

Pesan yang terdapat di dalam web mereka tersebut juga memperlihatkan cuplikan sebuah video yang diambil dari saluran TV Al-Jazira minggu ini yang menampilkan sekelompok tentara Nasrani melakukan aksi pemurtadan diluar pusat kota Kabul sambil membagi-bagikan injil berbahasa Pashtun.

"Kami akan mengirimkan pesan penting secara personal kepada Paus Benedictus XVI yang merupakan pimpinan Vatikan," kata pesan yang terdapat dalam web resmi mereka.

"Jika dia tidak segera menghentikan tindakan bodoh dan tidak merasa bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan tentara Salib dan LSM di Afghanistan, maka kami akan melakukan tindakan yang keras terhadap mereka."

"Rakyat Afghan sangat terganggu dengan tindakan kristenisasi ini," kata pesan tersebut.

"Pesan itu juga menyatakan bahwa puluhan misionaris Kristen melakukan tindakan pemurtadan di Afghanistan dengan kedok misi kemanusiaan melalui LSM-LSM.

Dikatakan juga bahwa LSM-LSM ini berkerjasama langsung dengan AS dan pasukan-pasukan asing yang berada di Afghanistan.

"Mereka mengambil keuntungan dari kemiskinan rakyat dan perang di Afghanistan dengan melakukan kristenisasi lewat pasukan asing serta LSM kemanusiaan yang berada di Afghanistan.

Taliban mengambil contoh kasus murtadnya Abdul Rahman yang dari Islam pindah ke Nasrani dan mendapatkan suaka di Itali serta tertangkapnya 23 orang misionaris Korea Selatan oleh taliban pada bulan Juli 2007 yang lalu.

Taliban juga menyerukan kepada rakyat Afghan khususnya para pemimpin agama dan cendekiawan untuk mencegah dan menangkal serangan pemurtadan sejak mantan presiden AS George W Bush mengatakan bahwa perang salib baru saja dimulai.

Para tokoh agama dan Mujahidin harus mengawasi pergerakan para musuh Islam dan serangan dari para Salibis dan mencegah mereka melakukan tindakan kristenisasi dan propaganda Kristen di bumi Islam Afghanistan, kata pesan yang terdapat dalam web resmi Taliban tersebut.

"Seluruh pendukung rezim Hamid Karzai khususnya dewan pengadilan dan kementerian urusan Islam harus meminta maaf dan mengutuk tindakan para Salibis itu.

Mencoba memurtadkan umat Islam ke agama lain merupakan sebuah tindakan kejahatan di Afghanistan.(fq/aki)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang