Taliban Ditukar Dengan 500 Juta Dolar

Kamis, 28/01/2010 16:13 WIB | Arsip | Cetak

Di London berlangsung konferensi internasional rencana perdamaian dengan Taliban, dan memberikan konpensasi $ 500 juta dolar kepada Taliban, khususnya bagi perdamaian.  Langkah-langkah yang sekarang sedang dibahas di London itu, sebagai  bagian rencana perdamaian dengan Taliban.

Langkah yang sangat krusial, di mana fokus konferensi sekarang ini, adalah menyediakan dana sebesar $ 500 juta dolar. Penyediaan dana ini dalam rangka melakukan de-militerisasi Taliban, yang sekarang ini terus berperang dengan pasukan gabungan dibawah AS. Karzai menyakini dengan dana sebesar itu, dapat digunakan menyediakan lapangan kerja, serta membangun berbagai infrastruktur yang hancur, akibat perang selama puluhan tahun, sejak zamannya Soviet, yang melakukan invasi ke Afghanistan.

Konferensi yang berlangsung di London itu, dihadiri 60 negara dan berbagai organisasi internasional, yang ini menunjukkan perhatian dunia internasional terhadap Afghanistan, yang sekarang ini menghadapi Taliban. Sejatinya, Taliban tidak mempunyai masalah dengan rakyat Afghanistan, dan mereka justru telah berhasil menciptakan stabilitas di seluruh wilayah Afghanistan, dan secara efektif, Taliban telah mengubah secara mendasar kehidupan rakyat Afghanistan, yang lebih Islami. Bahkan Taliban berhasil memberantas jaringan opium di Afghanistan, yang merupakan terbesa di dunia.

Tapi, sejak peristiwa 11 September 2001, Presiden AS George W.Bush telah mengubah Taliban menjadi 'teroris',  biang pengeboman Gedung WTC, dan Al-Qaidah dibawah Usamah bin Laden, menjadi tertuduh, serta sampai sekarang masih  terus diburu dengan mengerahkan kekuatan militer secara besar-besaran, yang jumlah sekarang ini sudah mencapai 120 personil militer AS di Afghanistan.

Obama menginginkan kembali pasukan AS dari Amerika tahun 2011, tetapi kenyatannya, justru sekarng terus melakukan pengarahan militer dan menggunakan pesawat tempur untuk menghancurkan Afghanistan.

Dalam konferensi yang dihadiri oleh 60 negara itu, Karzai meminta dukungan dana kepada masyarakat dunia dengan $ 500 juta dolar, yang tujuannya untuk 'membeli'  Taliban, agar mereka bersedia meletakkan senjata dan kembali kepada kehidupan yang biasa. Inilah tujuan Karzai dengan 'menjual' Taliban kepada musuh-mush rakyat Afghanistan,yang  telah membunuhi ribuan rakyat Afghanistan yang tanpa dosa. (m/tm)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang