Taliban Makin Berkuasa di Afghanistan

Rabu, 11/11/2009 16:25 WIB Cetak |  Kirim

Taliban Afghanistan makin memperluas daerah kekuasaannya. Mereka berhasil menguasai provinsi Nuristan yang diklaim berhasil direbut dari kekuasaan pasukan AS.

Stasiun televisi Al-Jazeera mendapatkan rekaman video eksklusif yang memperlihatkan para pejuang Taliban di distrik Kamdesh. Di wilayah ini, para pemimpin Taliban memiliki orang-orang yang ditunjuk sebagai pejabat pemerintahan lokal dan membuka kembali sekolah-sekolah. Di bagian lain rekaman video tersebut, para pejuang Taliban terlihat mengacung-acungkan senjata yang nampaknya senjata milik pasukan AS.

Mereka mengatakan, merampas senjata-senjata itu dari dua pos militer di sebelah timur Nuristan, yang ditinggalkan oleh pasukan AS. Namun juru bicara pasukan NATO, Angela Eggman mengatakan pihaknya belum tahu darimana rekaman video itu berasal dan kapan senjata-senjata itu dirampas.

"Sebelum meninggalkan basis mereka, semua unit memastikan benda-benda yang sensitif tidak tertinggal," kata Eggman

Pernyataan jubir NATO itu berbeda dengan pernyataan kepala polisi provinsi Nuristan, Jenderal Mohammad Qassim Jangulbagh yang mengatakan bahwa tentara-tentara Amerika meninggalkan senjata dan amunisinya di pos tersebut dan sekarang senjata serta amunisi itu berada di tangan para militan Taliban.

Sementara itu Pentagon mengakui telah menutup pos-pos tentaranya di daerah pedalaman dan kebijakan itu bagian dari strategi Komandan pasukan NATO dan pasukan AS di Afghanistan, Jenderal McChrystal untuk lebih memfokuskan pasukannya di tempat-tempat yang padat penduduk.

Sementara itu di Washington, Presiden AS Barack Obama akan menggelar pertemuan dengan para penasehat militer dan keamanan nasionalnya untuk membahas rencana pengiriman pasukan tambahan ke Afghanistan. Pada saat yang sama, tersebar berita bahwa Obama sudah menyetujui pengiriman ribuan pasukan tambahan ke Afghanistan. Gedung Putih membantah laporan itu dan mengatakan bahwa Obama belum memutuskan apapun. (ln/aljz)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG