Taliban Makin Berkuasa di Afghanistan
.jpg)
Taliban Afghanistan makin memperluas daerah kekuasaannya. Mereka berhasil menguasai provinsi Nuristan yang diklaim berhasil direbut dari kekuasaan pasukan AS.
Stasiun televisi Al-Jazeera mendapatkan rekaman video eksklusif yang memperlihatkan para pejuang Taliban di distrik Kamdesh. Di wilayah ini, para pemimpin Taliban memiliki orang-orang yang ditunjuk sebagai pejabat pemerintahan lokal dan membuka kembali sekolah-sekolah. Di bagian lain rekaman video tersebut, para pejuang Taliban terlihat mengacung-acungkan senjata yang nampaknya senjata milik pasukan AS.
Mereka mengatakan, merampas senjata-senjata itu dari dua pos militer di sebelah timur Nuristan, yang ditinggalkan oleh pasukan AS. Namun juru bicara pasukan NATO, Angela Eggman mengatakan pihaknya belum tahu darimana rekaman video itu berasal dan kapan senjata-senjata itu dirampas.
"Sebelum meninggalkan basis mereka, semua unit memastikan benda-benda yang sensitif tidak tertinggal," kata Eggman
Pernyataan jubir NATO itu berbeda dengan pernyataan kepala polisi provinsi Nuristan, Jenderal Mohammad Qassim Jangulbagh yang mengatakan bahwa tentara-tentara Amerika meninggalkan senjata dan amunisinya di pos tersebut dan sekarang senjata serta amunisi itu berada di tangan para militan Taliban.
Sementara itu Pentagon mengakui telah menutup pos-pos tentaranya di daerah pedalaman dan kebijakan itu bagian dari strategi Komandan pasukan NATO dan pasukan AS di Afghanistan, Jenderal McChrystal untuk lebih memfokuskan pasukannya di tempat-tempat yang padat penduduk.
Sementara itu di Washington, Presiden AS Barack Obama akan menggelar pertemuan dengan para penasehat militer dan keamanan nasionalnya untuk membahas rencana pengiriman pasukan tambahan ke Afghanistan. Pada saat yang sama, tersebar berita bahwa Obama sudah menyetujui pengiriman ribuan pasukan tambahan ke Afghanistan. Gedung Putih membantah laporan itu dan mengatakan bahwa Obama belum memutuskan apapun. (ln/aljz)
Lainnya (Arsip)
- Penasehat Obama, Ingin Mengirim Tentara AS Lebih Banyak
Rabu, 11/11/2009 16:05 WIB - Asisten Menlu: AS Gagal Selesaikan Konflik Israel-Palestina
Rabu, 11/11/2009 15:44 WIB - Pemimpin Gerakan Syabab Bergabung Dengan Pemerintah Somalia
Rabu, 11/11/2009 14:11 WIB - Sejumlah Dubes PBB Terima Surat Misterius
Rabu, 11/11/2009 13:38 WIB - Lebih 24 Orang Tewas di Pakistan
Rabu, 11/11/2009 12:28 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




