Taliban Tidak Melakukan Pemboman ke Sasaran Sipil?

Serangan dengan menggunakan bom di seluruh kota Pakistan, pemerintah menyalahkan terhadap kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan. Tetapi, kelompok Tehreek-e-Taliban ini menolak keterlibatannya dalam serangan sejumlah target sipil.
Juru bicara Tehreek-e-Taliban, Azam Tariq, yang mengirimkan rekaman pernyataan kepada You Tube, Senin kemarin, menyatakan pemboman terhadap Universitas Islam di Islamabad, tak lain, adalah sebuah 'orkestra' yang ditabuh, sebagai awal dilancarkan serangan darat oleh militer Pakistan ke selatan Waziristan, yang menjadi pusat pertahanan Taliban Pakistan.
Azam juga menegaskan tidak bertanggungjawab dan terlibat dalam berbagai serangan di sejumlah tempat yang mengakibatkan banyak korban sipil, khususnya di pasar kota Peshawar, yang menyebabkan tewasnya lebih 100 orang dan melukai ratusan orang lainnya. Termasuk serangan di Charsada, sebuah kota yang lokasinya di wilayah NWFP.
Kami tak pernah menjadikan sipil menjadi target sasaran serangan, dan berbagai ledakan itu, sangat terkait dengan yaitu pasukan bayaran yang bernama : Blackwater, yang sekarang banyak berada di Pakistan. Blackwater, sebuah organisasi keamanan (pasukan bayaran), yang pusat di AS, dan pemiliknya, tak lain mantan wapres Dick Cheney.
Koresponden Aljazeera, di Islamabad, Kamal Hyder, mengatakan, "Setiap ada ledakan bom yang terjadi, Taliban selalu menolak terlibat", ucapnya. Pernyataan dari Azam Tariq melalui rekaman video, suatu yang berharga, yang dipublikasikan oleh Al-Sahab video.
Sekarang dengan adanya video itu, kebencian dan perlawanan rakyat Pakistan terhadap Amerika, semakin bertambah-tambah. Video inilah yang sekarang digandakan terus diseluruh Pakistan, yang menyebabkan pemerintah menjadi panik", ujar Hyder. (m/grdn)
Dunia Islam Sebelumnya
(Arsip Dunia Islam)
5 Terpopuler
- Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada Melatih Israel!
- Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
- Saudi dan Suriah Rebutan Anak Perempuan Bin Ladin
- Antara Khilafah dan Khalifah
- Juragan-Juragan Arab Berinvestasi di Hollywood
- Hukum Nonton Film Porno
- Gaji Saya Kecil, Pak!






